7 Alasan Ukraina Tak Mau Menyerah dengan Kekelahan dan Kekalahan dalam Perang dengan Rusia

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:17 WIB
loading...
A A A
Jadi, apakah menurutnya Ukraina harus bertukar wilayah demi perdamaian?

"Jelas tidak," jawabnya terus terang. “Banyak orang mati demi wilayah tersebut. Tidak ada gunanya menyerahkan mereka.”

Kurangnya kemajuan di medan perang menyebabkan keretakan korosif antara Presiden Zelensky dan panglima angkatan bersenjatanya Valerii Zaluzhnyi. Kini setelah dipecat, Jenderal Zaluzhnyi dipandang sebagai saingan politik potensial bagi bos lamanya.

Di sekitar Kryvyi Rih, warga Ukraina berusaha membantu ketika sekutu negaranya semakin tidak mau membantu. Di satu bangunan yang tidak mencolok, semakin banyak sukarelawan menjahit jaring kamuflase untuk pasukan di garis depan.

Laki-laki dan perempuan dipisahkan karena “lelucon mereka berbeda,” jelas penyelenggara.

7. Ikut Membantu Membuat Senjata

7 Alasan Ukraina Tak Mau Menyerah dengan Kekelahan dan Kekalahan dalam Perang dengan Rusia

Foto/Reuters

Di kawasan industri lain di kota tersebut, bekas klub sepeda telah beralih dari bersepeda menjadi merokok. Tim mencampur bahan kimia ke dalam tabung yang akan menjadi granat asap. Alat militer yang berguna jika Anda mencobanya untuk menyerang, atau mengevakuasi yang terluka.

“Tidak mungkin berdiam diri di rumah sambil memikirkan suami saya yang sedang bertengkar,” jelas Ines, salah satu relawan. “Di sini saya merasa bisa melakukan sesuatu untuk memudahkan mereka.”

Agresi Rusia selama satu dekade terhadap Ukraina dimulai dengan aneksasi Krimea pada tahun 2014 dan kemudian meluas menjadi perang yang menguras tenaga di bagian timur negara itu. Pada hari ke 731 invasi skala penuh, ini adalah jenis perang yang berbeda.

Meskipun luar biasa, keberhasilan Ukraina dalam bidang pertahanan dan merendahkan angkatan laut Rusia tidak mengubah keadaan menjadi menguntungkan mereka.

Hal baru dari perang ini telah hilang. Ukraina, Kryvyi Rih, dan putranya yang terkenal perlu menemukan cadangan kekuatan baru dan pedoman cerdas untuk menjaga keterlibatan dunia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Survei: Semakin Banyak...
Survei: Semakin Banyak Warga Israel Tak Suka kepada Netanyahu gegara Perang Iran
Rekomendasi
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Berita Terkini
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved