Starbucks Pikat Pelanggan China dengan Kopi Rasa Babi

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:15 WIB
loading...
Starbucks Pikat Pelanggan...
Produk baru yang diberi nama ‘Nian Feng Savory Latte’ dijual untuk menyambut Tahun Baru Imlek di China. Foto/starbucks
A A A
BEIJING - Starbucks memberikan penawaran mengejutkan kepada pelanggannya di China untuk memperingati Tahun Baru Imlek dengan meluncurkan minuman kopi rasa daging babi.

Produk baru ini, yang diberi nama ‘Nian Feng Savory Latte,’ yang secara kasar diterjemahkan sebagai ‘Tahun Kelimpahan Savory Latte,’ akan dijual secara terbatas pada Tahun Naga China, yang dimulai pada 10 Februari.

Menurut halaman produk di aplikasi pengiriman Starbucks China, minuman yang tidak biasa ini menggabungkan bahan-bahan latte tradisional, espresso dan susu kukus, dengan saus rasa daging babi rebus Dongpo dan daging dada babi sebagai hiasan. Harganya 68 yuan (USD9,45) dan digambarkan memiliki rasa yang “menarik”.

“Kopi rasa spesial Tahun Baru diterima dengan baik oleh pelanggan, dan beberapa pelanggan telah datang ke toko untuk menanyakan secara khusus tentang minuman Nian Feng Savory Latte,” ungkap laporan Jiupai News, mengutip perwakilan Starbucks China.

Menurut deskripsi yang diposting di platform media sosial China, Weibo, oleh Shanghai Starbucks Reserve Roastery, minuman ini membawa “kebiasaan tradisional Tahun Baru ke dalam kopi” dan menciptakan “rasa gurih dan manis yang tak terduga.”

“Makan daging berarti kemakmuran di tahun mendatang,” ungkap postingan di Shanghai Starbucks Reserve Roastery tersebut.

Baca juga: Arab Saudi: Tidak Ada Negara yang Bela Israel di ICJ karena Tindakannya

Penawaran yang tidak biasa ini telah menarik banyak perhatian dan memicu diskusi hangat di media sosial, dengan banyak netizen yang berspekulasi tentang rasa dan kegunaan minuman tersebut.

Beberapa orang mengungkapkan rasa penasarannya dan mengatakan minuman tersebut terlihat “meriah”, sementara yang lain berkomentar tentang mahalnya harga minuman tersebut dan dengan ringan mencaci Starbucks karena bergabung dengan merek-merek yang memasarkan “rasa aneh” untuk mendongkrak keuntungan.

China adalah pasar kedai kopi bermerek terbesar berdasarkan jumlah gerai di dunia, menurut laporan World Coffee Portal yang dirilis pada Desember.

Negeri Panda juga merupakan pasar Starbucks terbesar kedua setelah Amerika. Namun, perusahaan ini memiliki banyak pesaing di negara Asia, dan dikenal menawarkan rasa yang tidak biasa untuk menarik pelanggan.

Di antara minuman perayaan yang baru dirilis, Starbucks juga menawarkan kopi rasa kue beras dan macchiato tahu almond.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Perwira Militer Israel...
Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab
Rekomendasi
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved