Setelah Kemenangan Avdiivka, Tentara Rusia Terus Bergerak Mencaplok Wilayah Ukraina Lainnya

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:49 WIB
loading...
A A A
“Kami tidak akan (kehilangan) Avdiivka jika kami memiliki semua amunisi artileri yang kami perlukan untuk mempertahankannya. Rusia tidak bermaksud untuk berhenti atau mundur… Begitu Avdiivka berada di bawah kendali mereka, mereka pasti akan memilih kota lain dan memulai untuk menyerbunya," kata Kuleba.

Baca Juga: 4 Fakta Kota Avdiivka, Wilayah yang Kembali Direbut Rusia dari Tangan Ukraina

Pasukan Ukraina, katanya, "membuat keajaiban...tetapi alasan mereka harus mengorbankan diri mereka sendiri dan mati adalah karena masih ada yang memperdebatkan suatu keputusan. Saya ingin semua orang mengingat bahwa setiap hari perdebatan di satu tempat berarti kematian di tempat lain." tempat."

Senat AS bulan ini meloloskan paket bantuan senilai $95 miliar yang mencakup dana untuk Ukraina, namun Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Mike Johnson menolak untuk membahasnya dalam pemungutan suara di DPR.

Ukraina mengatakan pihaknya menarik tentaranya untuk menyelamatkan mereka dari pengepungan penuh setelah pertempuran sengit selama berbulan-bulan. Militer Ukraina mengatakan ada korban jiwa, namun situasinya agak stabil setelah mundurnya pasukan tersebut.

Masing-masing pihak menyatakan pihak lain menderita kerugian besar.

Setelah kegagalan Ukraina untuk menembus garis depan Rusia di timur dan selatan tahun lalu, Moskow telah berusaha untuk menumpas pasukan Ukraina ketika Kyiv sedang mempertimbangkan mobilisasi besar-besaran baru.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
QS WUR 2027: UI Kembali...
QS WUR 2027: UI Kembali Jadi Universitas Terbaik di Indonesia, Bertahan di Top 200 Dunia
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved