Respon Serangan Balon Pembakar, Israel Hentikan Suplai BBM ke Gaza

Kamis, 13 Agustus 2020 - 18:09 WIB
loading...
Respon Serangan Balon...
Ini adalah respon terhadap peluncuran balon pembakar dari Gaza yang telah membakar lahan pertanian di perbatasan Israel. Foto/REUTERS
A A A
TEL AVIV - Israel menyatakan akan menghentikan pengiriman bahan bakar ke Gaza, Palestina . Ini adalah respon terhadap peluncuran balon pembakar dari Gaza yang telah membakar lahan pertanian di perbatasan Israel.

Warga di Gaza dalam beberapa hari terakhir telah meluncurkan lusinan balon helium yang sarat dengan bahan pembakar dalam upaya untuk menekan Israel agar meringankan blokade Jalur tersebut dan memungkinkan proyek ekonomi baru.

Israel, yang mengutip ancaman keamanan dari Hamas karena blokade darat dan lautnya, sebelumnya membalas dengan menutup penyeberangan komersial utama ke Gaza dan menyerang fasilitas militer Hamas. ( Baca juga: Israel Tutup Perlintasan Gaza Usai Palestina Luncurkan Balon Pembakar )

Meningkatkan tindakan, Menteri Pertahanan Israel, Benny Gantz memerintahkan penghentian impor bahan bakar ke Gaza. "Sehubungan dengan berlanjutnya peluncuran balon pembakar dari Jalur itu," kata Kementerian Pertahanan Israel, seperti dilansir Reuters pada Kamis (13/8/2020).

Juru bicara Hamas, Fawzi Barhoum menyebut tindakan itu sebagai tindakan agresi berat yang bertujuan memperburuk krisis di Gaza. ( Lihat grafis: Pengadilan Italia Pastikan Yerusalem Bukan Ibu Kota Israel )

Mohammad Thabet, seorang pejabat di perusahaan distribusi listrik utama Gaza menuturkan penghentian bahan bakar dapat mematikan satu-satunya pembangkit listrik di Gaza dan menyebabkan pemadaman listrik lebih lanjut untuk rumah tangga dan bisnis.

Warga Palestina di Gaza saat ini mendapatkan listrik selama enam jam diikuti dengan pemadaman listrik selama 10 jam.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Banyak Manfaat jika Mau Berdamai, tapi...
Rekomendasi
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
10 Alasan Dunia Cenderung...
10 Alasan Dunia Cenderung Senang Lihat Serangan Iran ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved