5 Strategi Militer Israel Melancarkan Serangan Darat ke Rafah

Senin, 19 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
A A A
“Tidak ada ruang kosong di Rafah, lebih dari satu setengah juta orang ada di sini. Apakah dunia mengetahui hal itu? Pembantaian akan terjadi jika tank-tank tersebut masuk,” kata Emad Joudat, 55, yang melarikan diri ke sana bersama keluarganya pada awal perang dari Kota Gaza, tempat ia menjalankan bisnis furnitur.

“Saya bertanggung jawab atas sebuah keluarga besar,” kata ayah lima anak ini, yang tinggal di kota tenda tanpa makanan atau air di Rafah. “Saya merasa tidak berdaya karena tidak tahu harus pergi ke mana bersama mereka jika Israel melancarkan invasi.”

5. Memilah dan Memilih Pengungsi dan Pejuang Hamas

5 Strategi Militer Israel Melancarkan Serangan Darat ke Rafah

Foto/Reuters

Melansir Reuters, menurut salah satu sumber keamanan Israel dan seorang pejabat bantuan internasional, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya, warga Gaza dapat disaring untuk menyingkirkan pejuang Hamas sebelum dikirim ke utara. Sumber terpisah di Israel mengatakan Israel juga dapat membangun dermaga terapung di utara Rafah untuk memungkinkan bantuan internasional dan kapal rumah sakit tiba melalui laut.

Meskipun demikian, seorang pejabat pertahanan Israel mengatakan warga Palestina tidak akan diizinkan kembali ke Gaza utara secara massal, sehingga meninggalkan semak belukar di sekitar Rafah sebagai pilihan untuk membangun kota tenda sementara. Para pejabat regional juga mengatakan tidak aman untuk memindahkan sejumlah besar orang ke zona utara yang tidak memiliki listrik dan air mengalir yang belum dibersihkan dari bahan peledak.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Iran Klaim Serang Aset...
Iran Klaim Serang Aset Militer AS di Bahrain, Yordania, dan Kuwait
Ngeri! Kecelakaan Maut...
Ngeri! Kecelakaan Maut Bus Kemendagri, 35 Orang Tewas
Rekomendasi
Resmikan Monumen Kudatuli,...
Resmikan Monumen Kudatuli, Megawati: Menggambarkan Kesabaran Revolusioner
Kuasa Hukum Ruben Onsu...
Kuasa Hukum Ruben Onsu Tantang Sarwendah Tunjukkan Surat Lelang Rumah
Indonesia Masuk 10 Besar...
Indonesia Masuk 10 Besar Destinasi Kuliner Terbaik Dunia Versi TTW 2026
Berita Terkini
Suriah Mencari Kesepakatan...
Suriah Mencari Kesepakatan Keamanan dengan Israel, Apa Dipicu Ketakutan atau Trauma?
Perang Ukraina Masuk...
Perang Ukraina Masuk ke Babak Baru, Pasokan Senjata Rusia ke Iran Terganggu
Tak Ada Jalan Keluar,...
Tak Ada Jalan Keluar, 6 Pilihan Strategi Trump saat Perang Iran Makin Memburuk
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Infografis
15 Negara dengan Militer...
15 Negara dengan Militer Terkuat di Dunia 2025, Indonesia Ungguli Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved