5 Strategi Militer Israel Melancarkan Serangan Darat ke Rafah

Senin, 19 Februari 2024 - 19:19 WIB
loading...
5 Strategi Militer Israel...
Militer Israel bersiap menggempur Rafah. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Israel memperkirakan akan melanjutkan operasi militer skala penuh di Gaza selama enam hingga delapan minggu ke depan. Itu sebagai persiapan dalam invasi darat ke kota Rafah paling selatan di wilayah kantong tersebut.

Langkah Israel itu diprediksi akan dilaksanakan meskipun mendapatkan tekanan dari negara-negara Arab dan sekutu utamanya, Amerika Serikat. Pasalnya, PM Israel Benjamin Netanyahu dikenal sebagai pemimpin yang suka berperang. Dia juga menjadikan perang dengan Hamas sebagai penyelamat politik yang makin melemah.

5 Strategi Militer Israel Melancarkan Serangan Darat ke Rafah

1. Melancarkan Serangan Udara sebelum Invasi Darat

5 Strategi Militer Israel Melancarkan Serangan Darat ke Rafah

Foto/Reuters

Melansir Reuters berdasarkan sumber pejabat Israel, para panglima militer Israel yakin bahwa serangan tersebut dapat secara signifikan merusak kemampuan Hamas yang tersisa pada saat itu, membuka jalan bagi peralihan ke fase serangan udara dan operasi pasukan khusus dengan intensitas lebih rendah.

2. Menghancurkan Benteng Terakhir Hamas

5 Strategi Militer Israel Melancarkan Serangan Darat ke Rafah

Foto/Reuters

Dalam seminggu terakhir ketegangan diplomatik yang tinggi, Presiden AS Joe Biden menelepon pemimpin Israel dua kali untuk memperingatkannya agar tidak melancarkan operasi militer di Rafah tanpa rencana yang kredibel untuk menjamin keselamatan warga sipil. Netanyahu sendiri mengatakan warga sipil akan diizinkan meninggalkan zona pertempuran sebelum serangan dimulai, bahkan ketika ia bersumpah “kemenangan penuh”.

"Kecil kemungkinan pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akan mengindahkan kritik internasional untuk membatalkan serangan darat di Rafah," kata Avi Melamed, mantan pejabat intelijen Israel dan negosiator dalam intifada atau pemberontakan Palestina pertama dan kedua, pada tahun 1980an dan 2000an, dilansir Reuters.

“Rafah adalah benteng terakhir kendali Hamas dan masih ada batalion di Rafah yang harus dibongkar Israel untuk mencapai tujuannya dalam perang ini,” tambahnya.

3. Fokus pada Pusat Komando dan Terowongan Bawah Tanah

5 Strategi Militer Israel Melancarkan Serangan Darat ke Rafah

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Jenazah Khamenei Disemayamkan...
Jenazah Khamenei Disemayamkan di Teheran, Prosesi Pemakaman Digelar Sepekan
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Itamar Ben Gvir Batal Ikuti Pertemuan di Markas PBB New York, Takut Ditangkap?
Rekomendasi
Melihat Langsung Dapur...
Melihat Langsung Dapur Perakitan Baterai Wuling di Liuzhou China!
1.500 Buruh Bakal Geruduk...
1.500 Buruh Bakal Geruduk Kemenkeu Desak Penghapusan Pajak JHT, Ini 4 Tuntutan Utama
Bukan Mobil Termahal,...
Bukan Mobil Termahal, tapi Inilah Kendaraan yang Paling Dibanggakan Wuling di Museumnya
Berita Terkini
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
4 Sinyal Putin untuk...
4 Sinyal Putin untuk KTT NATO, Kehancuran Kyiv Akibat Serangan Rudal Rusia
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Infografis
4 Negara Arab yang Siap...
4 Negara Arab yang Siap Bantu Qatar Balas Serangan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved