DPR AS Makzulkan Menteri Keamanan Dalam Negeri, tapi Senat Diprediksi Menolak

Rabu, 14 Februari 2024 - 18:50 WIB
loading...
DPR AS Makzulkan Menteri...
Alejandro Mayorkas dimakzulkan DPR AS, tapi akan diselamatkan Senat AS. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat yang dikuasai Partai Republik telah memutuskan untuk memakzulkan Menteri Keamanan Dalam Negeri Alejandro Mayorkas. Itu menjadikan Mayorkas sebagai anggota kabinet pertama yang menghadapi pemakzulan di Amerika Serikat dalam hampir 150 tahun.

Pada Selasa (13/2/2024), DPR AS memberikan suara 214 berbanding 213 untuk tindakan pemaksulan. Itu setelah upaya pemakzulan pertama gagal pada minggu lalu. Kini, Senat yang dikuasai Partai Demokrat akan melakukan pemungutan suara mengenai pemakzulan tersebut.

Mayorkas berada di bawah kecaman Partai Republik atas apa yang dia gambarkan sendiri sebagai “krisis” di perbatasan AS-Meksiko. Dia mengatakan Kongres perlu memberinya alat dan sumber daya untuk menangani situasi di perbatasan selatan.

Presiden AS Joe Biden meninjau perlintasan masuk yang sibuk di sepanjang perbatasan negaranya dengan Meksiko, ini merupakan perjalanan pertamanya ke wilayah tersebut setelah menjabat dua tahun lalu ketika krisis imigrasi semakin meningkat.

Baca Juga: Israel Klaim Menemukan Terowongan Bawah Tanah Milik Pemimpin Hamas Yahya Sinwar

Namun, para kritikus Mayorkas menyalahkannya karena “dengan sengaja tidak mengikuti undang-undang” yang mengatur imigrasi, sehingga menyebabkan krisis imigrasi.

Para kritikus menuduhnya tidak menepati janjinya untuk "melaksanakan tugas dengan baik dan setia" karena gagal berbuat lebih banyak untuk menghentikan masuknya imigran dari perbatasan selatan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Profil Andy Burnham,...
Profil Andy Burnham, PM Baru Inggris
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal...
Houthi Peringatkan Kapal-Kapal Tak Bongkar Muat di Pelabuhan Saudi atau Ditembak
Rekomendasi
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Jadi Kawasan Wisata,...
Jadi Kawasan Wisata, Bali Kian Dilirik Perusahaan Asuransi
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Berita Terkini
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved