3.000 Tank Hancur di Ukraina, Rusia Pilih Reparasi Tank Tua

Rabu, 14 Februari 2024 - 15:44 WIB
loading...
A A A
Hampir dua tahun konflik terjadi, Ukraina dan mitra Baratnya menghadapi pilihan yang sangat sulit.

Analis perang darat senior IISS, Ben Barry, mengatakan Ukraina telah mencoba melindungi beberapa pasukan mudanya – yang rata-rata usia prajurit infanterinya dilaporkan di awal 40-an – namun mungkin akan kesulitan untuk terus melakukan hal tersebut.

“Mereka sengaja melindungi generasi muda mereka, namun sejauh mana mereka bisa melakukan hal itu di masa depan diragukan apakah mereka bisa mempertahankan kekuatan garis depan mereka,” katanya.

Ukraina, yang gagal membuat kemajuan dalam serangan balasan tahun lalu dan baru saja menggantikan komandan populernya Valeriy Zaluzhnyi, juga sangat membutuhkan pasokan artileri dan sistem pertahanan udara baru, sambil menunggu paket bantuan besar baru dari AS yang telah dilaksanakan. ditentang oleh oposisi Partai Republik.

“Pemerintah negara-negara Barat sekali lagi berada dalam posisi di mana mereka harus memutuskan apakah akan melengkapi Kyiv dengan senjata yang cukup untuk melancarkan serangan yang menentukan, dan bukan sekadar agar tidak kalah,” kata Direktur Jenderal IISS Bastian Giegerich.

Rusia, pada bagiannya, telah menempatkan perekonomiannya pada pijakan perang dan memindahkan pabrik-pabrik pertahanan ke produksi sepanjang waktu dalam tiga shift.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
China Geram Dituduh...
China Geram Dituduh Campuri Pilpres AS Menangkan Joe Biden, Sindir Balik Trump
Rekomendasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
7 Rudal Jelajah Terkuat...
7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Misil-Misil Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved