3.000 Tank Hancur di Ukraina, Rusia Pilih Reparasi Tank Tua

Rabu, 14 Februari 2024 - 15:44 WIB
loading...
3.000 Tank Hancur di...
Ribuan tank Rusia hancur selama perang dengan Ukraina. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Rusia telah kehilangan lebih dari 3.000 tank di Ukraina - setara dengan seluruh persediaan aktif sebelum perang. Namun, Rusia memiliki cukup kendaraan lapis baja berkualitas rendah di gudang untuk penggantian selama bertahun-tahun.

Ukraina juga menderita kerugian besar sejak Rusia menginvasi pada Februari 2022, namun penambahan kekuatan militer dari Barat memungkinkan Ukraina mempertahankan persediaan senjata sekaligus meningkatkan kualitas. Itu merupakan analisis yang dikemukan oleh Institut Internasional untuk Studi Strategis (IISS).

"Bahkan setelah kehilangan begitu banyak tank – termasuk sekitar 1.120 tank pada tahun lalu – Rusia masih memiliki dua kali lebih banyak tank yang tersedia untuk bertempur dibandingkan Ukraina," demikian laporan Neraca Militer tahunan IISS, dilansir Rueters.

Henry Boyd, peneliti senior di institut tersebut untuk kemampuan militer, mengatakan bahwa Rusia secara kasar telah mencapai titik impas dalam hal penggantian. " Saya memperkirakan Rusia telah mengerahkan sekitar 1.000 hingga 1.500 tank lagi dalam satu tahun terakhir," paparnya.

Namun dari jumlah tersebut, katanya, paling banyak 200 unit merupakan unit baru, dan sebagian besar merupakan unit model lama yang telah diperbaharui.
“Moskow telah mampu menukar kualitas dengan kuantitas... dengan menarik ribuan tank tua keluar dari penyimpanan dengan kecepatan yang kadang-kadang mencapai 90 tank per bulan,” kata laporan itu.

Persediaan yang disimpan Rusia berarti Moskow "berpotensi mengalami kerugian besar selama tiga tahun lagi dan mengisi kembali tank-tank dari stok, bahkan jika standar teknisnya lebih rendah, terlepas dari kemampuannya memproduksi peralatan baru".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved