6 Alasan Mark Zuckerberg Meminta Maaf, Salah Satunya Memfasilitasi Penjahat Seks

Sabtu, 03 Februari 2024 - 18:18 WIB
loading...
A A A
Sebuah studi baru dari lembaga nirlaba Network Contagion Research Institute (NCRI) menunjukkan bahwa pemerasan seks meningkat pesat di Amerika Utara dan Australia.

“Pertumbuhan eksploitasi seksual anak yang meresahkan ini disebabkan oleh satu hal: perubahan teknologi,” kata Durbin saat sidang.

5. Membatasi Penggunaan Media Sosial untuk Anak-Anak

6 Alasan Mark Zuckerberg Meminta Maaf, Salah Satunya Memfasilitasi Penjahat Seks

Foto/Reuters

Zuckerberg bersaksi bersama dengan CEO X Linda Yaccarino, CEO Snap Inc Evan Spiegel, CEO TikTok Shou Zi Chew dan CEO Discord Jason Citron.

Chew dari TikTok mengatakan perusahaannya waspada dalam menegakkan kebijakannya yang melarang anak-anak di bawah 13 tahun menggunakan aplikasi tersebut. CEO Linda Yaccarino mengatakan X, yang sebelumnya bernama Twitter, tidak melayani anak-anak.

“Kami tidak memiliki lini bisnis yang didedikasikan untuk anak-anak,” kata Yaccarino. Dia mengatakan perusahaannya juga akan mendukung Stop CSAM Act, sebuah undang-undang federal yang memudahkan korban eksploitasi anak untuk menuntut perusahaan teknologi.

6. Permintaan Maaf yang Terlambat

Salah satu orang tua yang menghadiri sidang adalah Neveen Radwan, yang mengatakan putri remajanya tersedot ke dalam “lubang hitam berisi konten berbahaya” di TikTok dan Instagram setelah dia mulai melihat video tentang makan sehat dan berolahraga pada awal pandemi COVID-19. Dia menderita anoreksia dalam beberapa bulan dan hampir meninggal, kenang Radwan.

“Tidak ada yang dikatakan hari ini yang berbeda dari apa yang kami harapkan,” kata Radwan. “Itu adalah banyak janji dan, sejujurnya, banyak pembicaraan tanpa mereka benar-benar mengatakan apa pun. Permintaan maaf yang dia sampaikan, meskipun dihargai, namun agak terlambat, tentu saja sudah terlambat.”

Namun Radwan, yang putrinya kini berusia 19 tahun dan masih kuliah, mengatakan dia merasakan “pergeseran signifikan” dalam energinya saat dia mengikuti sidang, mendengarkan para senator mencecar para CEO media sosial dalam perdebatan yang menegangkan.

“Perusahaan-perusahaan ini telah memiliki peluang untuk melakukan hal ini sebelumnya. Mereka gagal melakukan hal tersebut, sehingga peraturan independen perlu mengambil tindakan,” kata Zamaan Qureshi, salah satu ketua Design It For Us, sebuah koalisi yang dipimpin oleh kaum muda yang mengadvokasi media sosial yang lebih aman.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
6 Calon Sekjen PBB Debat,...
6 Calon Sekjen PBB Debat, Paparkan Atasi Konflik Global di Masa Depan
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Kisah Paredes Dicuekin...
Kisah Paredes Dicuekin Messi Sampai 3 Bulan Gara-gara Liga Champions
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved