5 Negara Uni Eropa dengan Militer Terkuat, Pertahanan Utama Benua Biru

Jum'at, 02 Februari 2024 - 17:15 WIB
loading...
5 Negara Uni Eropa dengan...
Tentara Prancis mengoperasikan mortir saat latihan militer. Foto/AP
A A A
PARIS - Uni Eropa (UE) dengan 27 negara anggotanya, memiliki kekuatan militer yang beragam. Di antara negara-negara tersebut, terdapat beberapa yang memiliki kekuatan militer yang menonjol, baik dalam hal anggaran, personel, teknologi, maupun pengalaman tempur.

Berikut ini adalah 5 negara Uni Eropa dengan kekuatan militer terkuat berdasarkan Global Firepower (GFP) 2023:

1. Prancis (Peringkat 7 Global)


Prancis memiliki anggaran pertahanan terbesar di Uni Eropa, dan kekuatan angkatan bersenjata aktif yang signifikan. Armada tempur modernnya termasuk jet tempur Rafale dan kapal selam kelas Barracuda. Peran aktifnya dalam operasi militer NATO dan Uni Eropa menunjukkan komitmennya terhadap keamanan regional.

Anggaran Pertahanan: 56,9 miliar euro (2022).

Personel: 208.000 (aktif).

Alutsista: Jet tempur Rafale, Kapal selam kelas Barracuda, Tank Leclerc.

Operasi Militer: Operasi Barkhane di Afrika, Misi KFOR di Kosovo, Misi EUNAVFOR MED di Laut Mediterania.

2. Italia (Peringkat 12 Global)


Italia memiliki armada kapal perang yang kuat, termasuk dua kapal induk Cavour. Angkatan bersenjata aktifnya yang besar terlibat dalam berbagai operasi penjaga perdamaian di seluruh dunia, menunjukkan kontribusinya terhadap stabilitas global.

Anggaran Pertahanan: 25,8 miliar euro (2022).

Personel: 321.000 (aktif).

Alutsista: Kapal induk Cavour, Jet tempur F-35 Lightning II, Eurofighter Typhoon.

Operasi Militer: Misi UNIFIL di Lebanon, Misi EUNAVFOR MED di Laut Mediterania, Misi Atalanta di Somalia.

3. Jerman (Peringkat 14 Global)


Meskipun anggaran pertahanannya berada di urutan kedua, Jerman memiliki kekuatan militer yang tangguh. Armada tank Leopard 2 dan jet tempur Eurofighter Typhoon mencerminkan tekadnya untuk modernisasi militer. Komitmennya untuk meningkatkan anggaran pertahanan akan semakin memperkuat posisinya di kawasan.

Anggaran Pertahanan: 53,1 miliar euro (2022).

Personel: 184.000 (aktif).

Alutsista: Tank Leopard 2, Jet tempur Eurofighter Typhoon, Kapal fregat kelas Sachsen.

Operasi Militer: Misi Resolute Support di Afghanistan, Misi Counter Daesh di Irak dan Suriah, Misi EUNAVFOR MED di Laut Mediterania.

4. Spanyol (Peringkat 20 Global)


Meskipun anggaran pertahanannya lebih kecil, Spanyol memiliki armada jet tempur modern dan aktif dalam operasi militer NATO dan Uni Eropa. Partisipasi aktifnya menunjukkan komitmennya terhadap keamanan kolektif.

Anggaran Pertahanan: 12,8 miliar euro (2022).

Personel: 123.000 (aktif).

Alutsista: Jet tempur F-18 Hornet, Eurofighter Typhoon, Kapal fregat kelas Alvaro de Bazan.

Operasi Militer: Misi Minusma di Mali, Misi EUNAVFOR MED di Laut Mediterania, Misi Counter Daesh di Irak dan Suriah.

5. Polandia (Peringkat 23 Global)


Polandia meningkatkan modernisasi militernya dan memperkuat kerjasama pertahanan dengan negara-negara NATO lainnya. Armada tank Leopard 2 dan jet tempur F-16 Fighting Falcon mencerminkan tekadnya untuk memperkuat pertahanannya.

Anggaran Pertahanan: 12,4 miliar euro (2022).

Personel: 114.000 (aktif).

Alutsista: Tank Leopard 2, Jet tempur F-16 Fighting Falcon, Kapal fregat kelas Oliver Hazard Perry.

Operasi Militer: Misi Enhanced Forward Presence di Baltik, Misi Resolute Support di Afghanistan, Misi EUNAVFOR MED di Laut Mediterania.

Kelima negara ini memiliki kekuatan dan fokus yang berbeda dalam militernya. Peran mereka dalam operasi militer internasional menunjukkan komitmen mereka terhadap keamanan regional dan global.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
AS Janji Ubah Hubungan...
AS Janji Ubah Hubungan dengan Iran secara Drastis, jika...
Rekomendasi
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Wujudkan Liburan Impian...
Wujudkan Liburan Impian Tanpa Beban dengan Cashback Rp350.000
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
5 Negara Islam dengan...
5 Negara Islam dengan Kekuatan Militer Terkuat di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved