Iran Bakal Hindari Perang dengan AS Meski Retorikanya Pedas, Ini Alasan Logisnya

Jum'at, 02 Februari 2024 - 07:08 WIB
loading...
A A A
Fathollah-Nejad mengatakan, pengumuman KH menggambarkan kegelisahan Iran terhadap potensi tindakan pembalasan AS terhadap posisi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran di kawasan.

“Pengumuman KH memungkinkan Iran untuk melanjutkan manuver ‘penyangkalan yang masuk akal’ yang sering dilakukan ketika menyangkut tindakan proksi regionalnya,” kata Fathollah-Nejad kepada Al Arabiya English.

Faktor Politik Dalam Negeri Iran


Faktor lain yang menyebabkan keengganan Iran untuk berperang adalah usia Pemimpin Tertinggi Khamenei yang sudah lanjut yaitu 84 tahun.

Perencanaan suksesi telah menjadi salah satu prioritas utama Khamenei selama beberapa tahun terakhir. Pemimpin tertinggi tersebut berupaya mengonsolidasikan kekuasaan di antara mereka yang secara ideologis bersekutu dengannya.

Saat ini, tiga cabang pemerintahan di Iran—presiden, peradilan, dan parlemen—didominasi oleh orang-orang tersebut.

“Suksesi selalu ada dalam perhitungan Khamenei. Dia menginginkan suksesi yang mulus untuk mengangkat penerus yang akan melindungi warisannya dan melestarikan Republik Islam,” kata Brodsky.

“Perang langsung dengan Amerika Serikat akan membahayakan proses yang sedang berlangsung. Namun Khamenei akan melanjutkan konflik tidak langsung dengan Amerika Serikat melalui proksi dan berusaha sekuat tenaga.”

Jika terjadi perang, Republik Islam Iran mungkin juga akan kesulitan mendapatkan dukungan mayoritas di dalam negeri, mengingat meluasnya ketidakpuasan terhadap rezim tersebut akibat kondisi ekonomi yang buruk serta represi sosial dan politik.

“Republik Islam sadar bahwa mereka kekurangan dukungan sosial. Ini adalah rezim yang tidak sah dan tidak populer, dan terdapat ketidakpuasan yang luas di kalangan masyarakat Iran. Mereka tahu bahwa perang apa pun bisa menyebabkan runtuhnya Republik Islam,” kata Golkar.

Brodsky mengatakan bahwa jika AS menargetkan situs-situs rezim di Iran, Teheran akan menemukan cara untuk membalas dan menyelamatkan mukanya, namun tanggapan Iran akan disesuaikan dengan hati-hati untuk menghindari eskalasi lebih lanjut.

“Jika AS melakukan serangan di dalam wilayah Iran, hal ini akan sangat mengejutkan sistem Iran sehingga rezim tersebut akan bertransisi dari kesiapan mengambil risiko menjadi penghindaran risiko,” lanjut prediksi Brodsky.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved