Militer Israel Klaim Bunuh Lebih dari 2.000 Pejuang Palestina di Khan Younis Gaza

Selasa, 30 Januari 2024 - 17:01 WIB
loading...
Militer Israel Klaim...
Tank Israel bergerak ke Jalur Gaza di perbatasan Israel. Foto/AP
A A A
JALUR GAZA - Militer Israel mengklaim membunuh lebih dari 2.000 pejuang Palestina dalam operasi di kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan.

Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF) RDML Daniel Hagari mengklaim hal itu pada Senin (29/1/2024).

Militer Israel mengklaim sekitar 9.000 pejuang Hamas telah dilenyapkan dalam tiga bulan sejak invasi Israel ke Jalur Gaza. Berbagai perkiraan menyebutkan jumlah total pasukan Hamas antara 30.000 dan 40.000 pejuang.

Pada 7 Oktober 2023, gerakan Hamas yang menguasai Jalur Gaza melancarkan serangan roket skala besar terhadap Israel dan melanggar perbatasan.

Akibatnya, lebih dari 1.200 orang di Israel terbunuh dan sekitar 240 lainnya diculik. Media Israel kemudian melaporkan banyak warga Israel yang tewas dibunuh militer Zionis sendiri.

Israel melancarkan serangan brutal yang menewaskan lebih dari 26.600 orang Palestina di Jalur Gaza, menurut pemerintah setempat.

Pada 24 November, Qatar memediasi kesepakatan antara Israel dan Hamas mengenai jeda kemanusiaan sementara dan pertukaran beberapa tahanan dan sandera, serta pengiriman bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza.

Baca juga: Destroyer Dena Iran, Ditakdirkan jadi Kapal Perang Terlaris di Dunia?

Gencatan senjata telah diperpanjang beberapa kali dan berakhir pada 1 Desember. Lebih dari 100 sandera diyakini masih ditahan Hamas di Gaza.

Sejumlah tawaran perundingan gagal menyepakati gencatan senjata baru hingga saat ini. Israel terus melancarkan pembantaian brutal terhadap warga Palestina di Gaza meski Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkan rezim Zionis mencegah terjadinya genosida.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Gelombang Panas Dahsyat...
Gelombang Panas Dahsyat Landa Eropa, Picu Lebih dari 200 Kematian di Spanyol dan Prancis
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan...
Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain
Rekomendasi
Sundulan Issa Diop Paksa...
Sundulan Issa Diop Paksa Laga Belanda vs Maroko Lanjut ke Extra Time
Profil Orlando Gill,...
Profil Orlando Gill, Pahlawan Paraguay yang Kubur Ambisi Jerman di Piala Dunia 2026
Rekam Jejak Paraguay,...
Rekam Jejak Paraguay, Spesialis Adu Penalti yang Pulangkan Jerman di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved