20.000 Pasien Kesehatan Mental Diperkosa di Layanan Kesehatan Inggris

Senin, 29 Januari 2024 - 21:35 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: 7 Fakta Militer Inggris, Seberapa Kuat?

Lulusan hukum berusia 34 tahun ini menceritakan pengalamannya mengalami pelecehan seksual yang dilakukan oleh anggota staf tersebut, dengan mengatakan: “Dia mengatakan kepada saya bahwa saya harus berjanji untuk tidak memberi tahu siapa pun, [atau] dia akan kehilangan pekerjaannya.”

Setelah kejadian tersebut, Rivkah mengatakan dia dipindahkan ke bangsal campuran, meskipun telah memberi tahu staf bahwa dia telah mengalami pelecehan seksual.

Pada bulan Juni 2017, penyerangnya dinyatakan bersalah setelah penyelidikan polisi.

Pada tahun 2015, Stephanie Tutty mencari bantuan dari layanan kesehatan mental Essex saat menghadapi trauma pemerkosaan yang dideritanya di masa mudanya.

Saat berada di bawah perawatan Essex Partnership University NHS Foundation Trust, ibu dua anak berusia 28 tahun ini mengatakan dia mengalami pelecehan seksual berulang kali oleh seorang anggota staf laki-laki selama periode lima bulan.

Setelah penyelidikan selama dua tahun, dia mengatakan bahwa dia diberitahu oleh polisi pada tahun 2017 bahwa kasusnya tidak dapat dilanjutkan karena kecilnya kemungkinan hukuman.

“Apa yang terjadi pada [terduga pelaku kekerasan] akan selalu berdampak jangka panjang pada saya, bahkan lebih parah dibandingkan pemerkosaan pertama yang membuat saya tidak sehat,” katanya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Apa Itu Playing Victim?...
Apa Itu Playing Victim? Dokter Ungkap Dampaknya pada Hubungan dan Kesehatan Mental
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Meningkat Menjadi 1.943 Orang, 10.571 Terluka
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Eropa, Warga Prancis Berebut AC Murah hingga Rusuh
Rekomendasi
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh Aktivitas Seru, Edukatif, dan Bermakna Bersama Paramount Gading Serpong
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved