Negara Nuklir Korut Berulah Lagi, Tembakkan Sejumlah Rudal Jelajah
Minggu, 28 Januari 2024 - 10:54 WIB
loading...
Korea Utara tembakkan sejumlah rudal jelajah pagi ini (28/1/2024). Ini adalah manuver terbaru dari negara bersenjata nuklir tersebut di tengah ketegangan dengan Korea Selatan. Foto/Ilustrasi dari KCNA
A
A
A
SEOUL - Korea Utara (Korut), negara bersenjata nuklir, kembali melakukan manuver militer dengan menembakkan sejumlah rudal jelajah pada Minggu (28/1/2023) pagi.
Manuver terbaru ini terjadi hanya beberapa hari setelah Pyongyang menembakkan beberapa rudal jelajah ke Laut Kuning, yang menurut mereka merupakan uji coba pertama rudal jelajah strategis generasi baru.
Pyongyang telah mempercepat pengujian senjata pada tahun baru ini, termasuk pengujian apa yang disebutnya “sistem senjata nuklir bawah air” dan rudal balistik hipersonik berbahan bakar padat.
“Militer kami mendeteksi beberapa rudal jelajah tak dikenal yang ditembakkan di dekat perairan sekitar wilayah Sinpo Korea Utara pada pukul 08.00 pagi hari ini,” kata Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP.
Baca Juga: Kim Jong-un Perintahkan Militer Korut Percepat Persiapan Perang
JCS mengatakan peluncuran sejumlah misil jelajah tersebut sedang dianalisis oleh otoritas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS). "Kami memantau dengan cermat pergerakan dan aktivitas tambahan Korea Utara," lanjut JCS.
Manuver terbaru ini terjadi hanya beberapa hari setelah Pyongyang menembakkan beberapa rudal jelajah ke Laut Kuning, yang menurut mereka merupakan uji coba pertama rudal jelajah strategis generasi baru.
Pyongyang telah mempercepat pengujian senjata pada tahun baru ini, termasuk pengujian apa yang disebutnya “sistem senjata nuklir bawah air” dan rudal balistik hipersonik berbahan bakar padat.
“Militer kami mendeteksi beberapa rudal jelajah tak dikenal yang ditembakkan di dekat perairan sekitar wilayah Sinpo Korea Utara pada pukul 08.00 pagi hari ini,” kata Kepala Staf Gabungan (JCS) Korea Selatan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP.
Baca Juga: Kim Jong-un Perintahkan Militer Korut Percepat Persiapan Perang
JCS mengatakan peluncuran sejumlah misil jelajah tersebut sedang dianalisis oleh otoritas intelijen Korea Selatan dan Amerika Serikat (AS). "Kami memantau dengan cermat pergerakan dan aktivitas tambahan Korea Utara," lanjut JCS.
Lihat Juga :