Meski Ditinggalkan di Era Digital, Sekolah Dasar di AS Wajibkan Pelajaran Menulis Tangan Kursif

Sabtu, 27 Januari 2024 - 19:55 WIB
loading...
A A A
Saat mengajarkan pelajaran kursif minggu ini, Keller memberikan tip lembut kepada murid-muridnya seperti "Meringankan sedikit - lakukan dengan sangat lembut... Penghapus adalah teman terbaik kita... Lingkaran itu luar biasa. Saya suka lingkaran itu. "

Dalam kunjungannya baru-baru ini ke perpustakaan sekolah, Keller mengatakan seorang siswa menjadi bersemangat ketika melihat gambar Konstitusi AS, yang ditulis pada tahun 1787, yang menyatakan, "Itu kursif!"

Beberapa siswa Keller mengakui bahwa mata pelajaran tersebut sulit, terutama huruf Z, namun tetap menikmatinya.

“Saya menyukainya, karena saya merasa cara menulisnya lebih menarik, dan belajar huruf baru menyenangkan,” kata Sophie Guardia, siswa kelas empat berusia 9 tahun.

Di kelas guru Nancy Karcher, reaksi dari siswa kelas tiga berkisar dari "Menyenangkan" dan "Cantik" hingga "Sekarang saya bisa membaca tulisan ibu saya" dan "Ini untuk rahasia saya."

Seiring menjamurnya keyboard komputer dan tablet, kursif memudar. Pada tahun 2010, standar pendidikan Common Core nasional diterbitkan untuk membantu mempersiapkan siswa memasuki perguruan tinggi. Kursif ditinggalkan.

“Mereka berhenti mengajari anak-anak cara membentuk huruf apa pun. Perguruan tinggi guru tidak mempersiapkan guru untuk mengajar tulisan tangan,” kata Kathleen Wright, pendiri Handwriting Collective, sebuah organisasi nirlaba yang mempromosikan pengajaran tulisan tangan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved