Meski Ditinggalkan di Era Digital, Sekolah Dasar di AS Wajibkan Pelajaran Menulis Tangan Kursif

Sabtu, 27 Januari 2024 - 19:55 WIB
loading...
A A A
Tapi kursif kembali muncul. California menjadi negara bagian ke-22 yang mewajibkan tulisan tangan kursif dan negara bagian ke-14 yang memberlakukan undang-undang instruksi kursif sejak 2014, menurut Lauren Gendill dari Konferensi Nasional Badan Legislatif Negara Bagian. Lima negara bagian telah memperkenalkan undang-undang kursif sejauh ini pada tahun 2024.

Leslie Zoroya, direktur proyek seni membaca bahasa di Kantor Pendidikan Kabupaten Los Angeles, mengatakan penelitian telah menunjukkan bahwa pembelajaran kursif mempromosikan beberapa keterampilan yang menghubungkan dan meningkatkan perkembangan masa kanak-kanak.

"Anda menggunakan jaringan saraf yang berbeda ketika Anda melakukan tulisan kursif dibandingkan mencetak. Jadi jaringan ini menciptakan jalur-jalur tersebut di otak Anda. Ini juga membantu penyimpanan informasi, bagaimana huruf terbentuk. Saat Anda membuat surat, kamu memikirkan tentang suara yang dihasilkan surat itu dan bagaimana kaitannya dengan surat berikutnya," kata Zoroya, dilansir Reuters.

Quirk-Silva mengatakan dia terinspirasi untuk mensponsori RUU tersebut setelah pertemuan tahun 2016 dengan mantan Gubernur Jesuit Jerry Brown, yang, ketika dia mengetahui bahwa anggota majelis yang baru terpilih kembali adalah seorang guru, segera mengatakan kepadanya: "Anda perlu membawa tulisan kursif belakang."

Secara teknis, kursif masih hidup. Standar California memiliki tujuan penulisan kursif, namun Quirk-Silva mengatakan instruksinya lesu dan tidak konsisten.

“Harapan dari undang-undang ini adalah ketika siswa meninggalkan kelas enam, mereka sudah bisa membaca dan menulis,” kata Quirk-Silva.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Ini 2 Kapal Induk dan...
Ini 2 Kapal Induk dan 22 Kapal Perang AS yang Blokade Iran
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Iran Nyatakan Selat...
Iran Nyatakan Selat Hormuz Tetap Ditutup Sampai AS Penuhi Syarat Teheran
Fosil T-Rex Gus Terjual...
Fosil T-Rex Gus Terjual Rp902 Miliar, Jadi Fosil Dinosaurus Termahal dalam Lelang
Rekomendasi
Sering Mengantuk Habis...
Sering Mengantuk Habis Makan? Coba 3 Trik Sederhana Ini untuk Jinakkan Gula Darah
Raja Adat dan Sultan...
Raja Adat dan Sultan Bali Temui KSP di Istana, Minta Prabowo Segera Realisasikan Bandara Bali Utara
Resor Baru di Tepi Pantai...
Resor Baru di Tepi Pantai Langkawi Hadirkan Panorama Hutan, Gunung, dan Laut Sekaligus
Berita Terkini
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved