Siapa Joan E. Donoghue? Pemimpin Sidang Genosida Israel yang Bisa Bicara dalam 4 Bahasa Asing

Sabtu, 27 Januari 2024 - 18:49 WIB
loading...
A A A
Hakim Donoghue bertugas di Departemen Luar Negeri dari tahun 1984 hingga 1999 dan dari tahun 2005 hingga 2010. Untuk sementara, ia bekerja sebagai pengacara di dua kantor pemerintah lainnya. Pertama, beliau menjabat sebagai Deputy General Counsel untuk Departemen Keuangan AS dari tahun 1999 hingga 2000. Dan dari tahun 2001 hingga 2005 beliau memegang sejumlah posisi di perusahaan asuransi hipotek Freddie Mac, termasuk Associate General Counsel dan General Counsel dan Corporate Secretary.

4. Memiliki Karier Hakim yang Cemerlang

Melansir judicialmonitor, hakim Donoghue menikmati karir cemerlang sebagai pengacara di pemerintahan federal. Dia sangat dihormati atas karyanya, setelah menerima Penghargaan Pangkat Presiden, Penghargaan Pengacara Federal Muda Terbaik Tahun Ini dari Asosiasi Pengacara Federal, dan Penghargaan Kehormatan Terhormat, penghargaan paling bergengsi yang diberikan oleh Menteri Luar Negeri.

5. Mampu Berbicara Rusia, Arab, Prancis dan Spanyol

Hakim Donoghue memperoleh gelar J.D. pada tahun 1981 dari Boalt Hall School of Law di University of California, Berkeley. Dia memperoleh gelar B.A. dalam Studi Rusia dan Biologi, dengan pujian, dari Universitas California, Santa Cruz pada tahun 1978. Selain belajar bahasa Rusia, ia juga belajar bahasa Arab, Prancis, dan Spanyol.

Hakim Donoghue pernah menjadi profesor tamu di Fakultas Hukum Boalt Hall, dan dia pernah menjadi profesor tambahan di Pusat Hukum Universitas Georgetown dan Fakultas Hukum Universitas George Washington. Dia juga pernah menjadi Anggota Urusan Internasional di Dewan Hubungan Luar Negeri. Dia telah menerbitkan artikel ilmiah tentang kekebalan kedaulatan asing dan kekebalan diplomatik di beberapa jurnal hukum internasional paling bergengsi di negaranya, termasuk The Yale Journal of International Law dan The Columbia Journal of Transnational Law.

6. Dipuji Hillary Clinton sebagai Hakim yang Adil

Sehubungan dengan diangkatnya Donoghue ke ICJ, Mantan Menteri Luar Negeri AS Hillary Clinton memuji Donoghue sebagai “penasihat hukum internasional yang bijaksana, adil, dan luar biasa, dan merupakan pilihan yang sangat baik untuk Mahkamah Internasional.”

Hillary Clinton memuji kerja Hakim Donoghue untuknya di Departemen Luar Negeri, dan mencatat bahwa ia memberikan “nasihat hukum terbaik mengenai masalah kompleks dan menantang yang kita hadapi sehari-hari. Dia melihat permasalahan tersulit, dan menanyakan pertanyaan tersulit.” Hakim Donoghue sangat dihormati baik di ranah publik maupun privat dan berjanji akan menyuarakan kebijaksanaan dan pengalaman di Pengadilan.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baru Diangkat, Panglima...
Baru Diangkat, Panglima Militer Baru Hamas Tewas Diserang Israel
Israel Mulai Deportasi...
Israel Mulai Deportasi Para Aktivis Armada Gaza yang Ditahan
Drone Hizbullah Melumpuhkan...
Drone Hizbullah Melumpuhkan 80 Persen Serangan Israel di Lebanon Selatan
Militer Israel Akui...
Militer Israel Akui Sulit Melawan Drone FPV Hizbullah
Tidak Semudah Itu bagi...
Tidak Semudah Itu bagi Trump untuk Akhiri Perang Lawan Iran
Tel Aviv Porak Poranda!...
Tel Aviv Porak Poranda! Iran Kecam Sensor Israel Tutupi Kehancuran Akibat Serangan Balasan
Kabar Baik! 2 Kapal...
Kabar Baik! 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Gempa M7,8 Filipina...
Gempa M7,8 Filipina Tewaskan 46 Orang, Korban Hilang Juga Bertambah
Rekomendasi
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
Berita Terkini
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
AS Tolak Masuk Wasit...
AS Tolak Masuk Wasit Piala Dunia Omar Artan, Alasannya Terlibat Organisasi Teroris
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Infografis
Ironis! Hanya 4% Warga...
Ironis! Hanya 4% Warga Israel yang Meyakini Tentara Israel Menang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved