Hamas Siap Gencatan Senjata Jika Diperintah ICJ dan Israel Juga Melakukannya

Jum'at, 26 Januari 2024 - 10:31 WIB
loading...
Hamas Siap Gencatan...
Hamas menyatakan siap gencatan senjata dalam perang di Gaza jika diperintah ICJ dan Israel melakukan hal yang sama. Foto/REUTERS
A A A
GAZA - Kelompok Hamas mengatakan pihaknya siap melakukan gencatan senjata dalam perang di Gaza jika Mahkamah Internasional (ICJ) memerintahkannya dan Israel melakukan hal yang sama.

ICJ akan mengeluarkan keputusan penting pada hari Jumat (26/1/2024) dalam kasus yang diajukan oleh Afrika Selatan terhadap Israel atas dugaan genosida di Gaza.

“Jika ICJ yang berbasis di Den Haag mengeluarkan keputusan gencatan senjata, gerakan Hamas akan mematuhinya selama musuh melakukan hal yang sama,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP.

Baca Juga: Abu Ubaidah: Brigade al-Qassam Habisi Lebih dari 60 Tentara Israel dalam Seminggu

Afrika Selatan menuduh Israel melanggar Konvensi Genosida PBB, yang ditandatangani pada tahun 1948 sebagai tanggapan dunia terhadap Holocaust.

Pretoria ingin ICJ mengeluarkan apa yang disebut “tindakan sementara,” perintah darurat untuk melindungi warga Palestina di Gaza dari potensi pelanggaran konvensi.

Perintah dari ICJ, yang mengatur perselisihan antarnegara, mengikat secara hukum dan tidak dapat diajukan banding.

Namun, pengadilan internasional itu hanya mempunyai sedikit kekuasaan untuk menegakkan putusannya—misalnya memerintahkan Rusia untuk menghentikan invasi ke Ukraina satu bulan setelah invasi dimulai, namun tidak membuahkan hasil.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengisyaratkan bahwa dia tidak akan merasa terikat dengan perintah ICJ.

“Tidak ada yang akan menghentikan kami—baik Den Haag, Poros Kejahatan, dan tidak ada pihak lain,” katanya pada 14 Januari, mengacu pada kelompok “Poros Perlawanan” yang berpihak pada Iran di Lebanon, Suriah, Irak, dan Yaman.

Jika gencatan senjata diperintahkan, Hamas juga menyatakan akan melepaskan tawanan asal Israel yang ditahan di Gaza dengan imbalan pembebasan tahanan Palestina dari penjara-penjara Israel.

Mereka menyerukan diakhirinya blokade Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza dan mengizinkan bantuan kemanusiaan dan material rekonstruksi masuk ke wilayah tersebut.

Perang pecah di Gaza setelah Hamas dan kelompok perlawanan Palestina lainnya menyerang Israel pada 7 Oktober. Serangan itu mengakibatkan sekitar 1.140 kematian, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka resmi Israel.

Sekitar 250 warga Israel dan orang asing juga dibawa ke Gaza sebagai tawanan selama serangan tersebut, dan sekitar 132 di antaranya masih ditawan.

Israel, sebagai tanggapannya, berjanji untuk menghancurkan Hamas dan melancarkan serangan militer tanpa henti yang menurut Kementerian Kesehatan Gaza telah menewaskan sedikitnya 25.900 orang, sekitar 70 persen di antaranya adalah wanita dan anak-anak.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Wabah Parasit di Michigan...
Wabah Parasit di Michigan Meluas, Lebih dari 3.300 Orang Terinfeksi
Panas! Trump Ancam Serang...
Panas! Trump Ancam Serang Fasilitas Minyak Iran di Pulau Kharg
Rekomendasi
Kaposwil Satgas PRR...
Kaposwil Satgas PRR Aceh Minta BPBD Percepat Pembangunan Huntap
Dulu Diremehkan, Kreator...
Dulu Diremehkan, Kreator Konten Ayu Selvia Kini Raup Ratusan Juta per Bulan dari Sosmed
Keamanan Diperketat...
Keamanan Diperketat Jelang Duel Panas Inggris vs Argentina
Berita Terkini
Iran Sedang Mempersiapkan...
Iran Sedang Mempersiapkan Ujian Besar terhadap Blokade AS di Selat Hormuz
Trump Desak Netanyahu...
Trump Desak Netanyahu Tarik Pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon
Biaya Perang AS di Iran...
Biaya Perang AS di Iran Setara Buang Emas Lebih dari 15.000 Kg Per Hari
IRGC Tegaskan Selat...
IRGC Tegaskan Selat Hormuz akan Tetap Tertutup sampai Kejahatan AS Berakhir
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved