Joe Biden Tunjuk Kamala Harris Jadi Cawapres

Rabu, 12 Agustus 2020 - 04:30 WIB
loading...
Joe Biden Tunjuk Kamala...
Calon presiden dari Partai Demokrat Joe Biden menunjuk Kamala Harris sebagai calon wakil presiden. Foto/Nerw York Post
A A A
WASHINGTON - Kandidat presiden Amerika Serikat (AS) dari Partai Demokrat Joe Biden menunjuk Senator Kamala Harris dari California untuk menjadi wakil presiden.

Pengumuman itu disampaikan Biden melalui akun Twitternya. Dalam tweetnya, mantan wakil presiden Barack Obama itu mengatakan bahwa dia mendapatkan kehormatan untuk bekerja sama dengan Harris. Ia menggambarkannya sebagai pejuang tak kenal takut untuk si kecil, dan salah satu pegawai negeri terbaik AS.(Baca: Biden Pertimbangkan 4 Cawapres Perempuan Kulit Hitam )

Dia memperhatikan bagaimanaHarris bekerja erat dengan almarhum putranya, Beau, ketika dia menjadi jaksa agung California.

"Saya menyaksikan mereka mengambil alih bank-bank besar, mengangkat orang-orang yang bekerja, dan melindungi wanita dan anak-anak dari pelecehan," tweetnya.

"Saat itu saya bangga, dan sekarang saya bangga memiliki dia sebagai mitra saya dalam kampanye ini," imbuhnya seperti dikutip dari BBC, Rabu (12/8/2020).

Biden dan Harris akan menyampaikan pidato di Wilmington, Delaware, pada Rabu sore waktu setempat tentang bekerja sama untuk memulihkan jiwa bangsa dan memperjuangkan keluarga pekerja untuk memajukan negara.

Pernah menjadi saingan untuk posisi teratas, senator California keturunan India-Jamaika telah lama dianggap berada di posisi terdepan untuk posisi wakil presiden dari Partai Demokrat. Mantan jaksa agung California telah mendesak reformasi polisi di tengah protes anti-rasisme.

Harris (55) mengundurkan diri dari pencalonan presiden Partai Demokrat pada bulan Desember.

Dia berulang kali bentrok dengan Biden selama debat calon presiden Partai Demokrat, terutama mengkritik pujiannya atas hubungan kerja "sipil" yang dia miliki dengan mantan senator yang menyukai segregasi rasial.

Seorang wanita kulit berwarna tidak pernah ditunjuk untuk mendapatkan tiket presiden oleh salah satu dari dua partai politik utama Amerika. Tidak ada wanita yang memenangkan kursi kepresidenan AS.(Baca: Kandidat Cawapres Biden Berpotensi Jadi Presiden )
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
Kocak! Trump Terapkan...
Kocak! Trump Terapkan Tarif di Kepulauan Tak Dihuni Manusia, Hanya Ada Anjing Laut dan Penguin
AS Bimbang, Ini 3 Negara...
AS Bimbang, Ini 3 Negara NATO yang Masih Menghalangi Kemenangan Rusia di Ukraina
Trump Permudah Aturan...
Trump Permudah Aturan Ekspor Senjata, Dunia Terancam Perang Besar?
Mahasiswa Yahudi Merantai...
Mahasiswa Yahudi Merantai Diri di Gerbang Universitas Columbia, Tuntut Pembebasan Mahmoud Khalil
Apa itu Reciprocal Tariffs?...
Apa itu Reciprocal Tariffs? Kebijakan Kontroversial AS yang Ditetapkan Donald Trump
Israel Perluas Operasi...
Israel Perluas Operasi Militer di Gaza, Usir Paksa Warga Palestina
PM Australia Albanese...
PM Australia Albanese Jatuh di Panggung saat Kampanye
Rekomendasi
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
Daftar 75 Negara yang...
Daftar 75 Negara yang Kena Tarif Impor Trump: Indonesia 32%, Vietnam 46%
Trump Tampar RI dengan...
Trump Tampar RI dengan Tarif Impor 32%, Sektor Industri Ini Bakal Telan Pil Pahit
Berita Terkini
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
43 menit yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
1 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
1 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
3 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
3 jam yang lalu
Batu Ini Jadi Pengganjal...
Batu Ini Jadi Pengganjal Pintu selama Puluhan Tahun, Ternyata Nilainya Rp18 Miliar
4 jam yang lalu
Infografis
Pewaris Kerajaan Inggris...
Pewaris Kerajaan Inggris Pangeran William Jadi Target Drone Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved