Hadapi Dampak Covid-19, Indonesia-Selandia Baru Sepakat Tingkatkan Kerja Sama
Minggu, 19 Juli 2020 - 17:28 WIB
loading...
Kesepakatan ini dicapai pada pertemuan bilateral tingkat pejabat tinggi kedua negara yang dilakukan secara daring. Foto/Kemlu RI
A
A
A
JAKARTA - Indonesia dan Selandia Baru sepakat memperkuat Kemitraan Komprehensif terutama dalam kerja sama penanganan Covid-19. Kesepakatan ini dicapai pada pertemuan bilateral tingkat pejabat tinggi kedua negara yang dilakukan secara daring.
Pada pertemuan tersebut, kedua negara menekankan pentingnya kerja sama penanganan Covid-19 secara bilateral maupun multilateral dan penguatan Kemitraan Komprehensif, khususnya dalam hubungan perdagangan, serta isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.
( Baca juga: Lebih dari 600 Orang di Dunia Meninggal Akibat Covid-19 )
"Dalam pembahasan mengenai capaian bersama kerja sama penanganan Covid-19, Indonesia sampaikan apresiasi atas dukungan Selandia Baru bagi peningkatan kapasitas Eijkman Institute untuk pengujian Covid-19 dan community awareness melalui UNICEF," kata Kemeterian Luar Negeri Indonesia, seperti dikutip Sindonews pada Minggu (19/7/2020).
"Kedua pihak juga mendorong upaya diplomasi kesehatan di level regional dan global dalam memastikan akses dan ketersediaan vaksin, obat-obatan, serta peralatan kesehatan bagi masyarakat umum," sambungnya.
Pada pertemuan tersebut, kedua negara menekankan pentingnya kerja sama penanganan Covid-19 secara bilateral maupun multilateral dan penguatan Kemitraan Komprehensif, khususnya dalam hubungan perdagangan, serta isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.
( Baca juga: Lebih dari 600 Orang di Dunia Meninggal Akibat Covid-19 )
"Dalam pembahasan mengenai capaian bersama kerja sama penanganan Covid-19, Indonesia sampaikan apresiasi atas dukungan Selandia Baru bagi peningkatan kapasitas Eijkman Institute untuk pengujian Covid-19 dan community awareness melalui UNICEF," kata Kemeterian Luar Negeri Indonesia, seperti dikutip Sindonews pada Minggu (19/7/2020).
"Kedua pihak juga mendorong upaya diplomasi kesehatan di level regional dan global dalam memastikan akses dan ketersediaan vaksin, obat-obatan, serta peralatan kesehatan bagi masyarakat umum," sambungnya.
Lihat Juga :