Selandia Baru Catatkan 100 Hari Bebas Transmisi Lokal Covid-19

loading...
Selandia Baru Catatkan 100 Hari Bebas Transmisi Lokal Covid-19
Selandia Baru menandai 100 hari tanpa transmisi lokal Covid-19. Foto/REUTERS
A+ A-
WELLINGTON - Selandia Baru menandai 100 hari tanpa transmisi lokal Covid-19. Tetapi, memperingatkan agar tidak berpuas diri, karena negara-negara seperti Vietnam dan Australia yang pernah mengendalikan virus, sekarang tengah dipusingkan oleh gelombang kedua virus itu.

Perjuangan sukses Selandia Baru melawan Covid-19 telah menjadikan negara kepulauan di Pasifik berpenduduk 5 juta itu salah satu tempat teraman di dunia saat ini. (Baca juga: Pemkot Surabaya Terapkan Senam Wani Sehat Lawan COVID-19)

Warga Selandia Baru saat ini telah kembali ke kehidupan normal. Tetapi, pihak berwenang khawatir bahwa orang-orang sekarang menolak pengujian, tidak menggunakan aplikasi pelacakan kontak pemerintah dan bahkan mengabaikan aturan kebersihan dasar.

"Mencapai 100 hari tanpa penularan komunitas adalah tonggak penting, namun, seperti yang kita semua tahu, kita tidak bisa berpuas diri," kata Direktur Jenderal Kesehatan Selandia Baru, Ashley Bloomfield, seperti dilansir Reuters pada Minggu (9/8/2020).

"Kami telah melihat di luar negeri betapa cepatnya virus dapat muncul kembali dan menyebar di tempat-tempat di mana sebelumnya terkendali, dan kami perlu bersiap untuk segera membasmi setiap kasus di masa depan di Selandia Baru," sambungnya.



Vietnam, yang sebelumnya selama tiga bulan bebas penularan domestik, sekarang berlomba untuk mengendalikan infeksi baru di Danang. (Lihat foto: Menikmati Gemerlap Pasar Malam di Zona Merah Covid-19)

Sementara itu Melbourne, Australia, telah diisolasi selama enam minggu karena lonjakan kasus. Gelombang kedua kasus di Melbourne sebagian besar disebabkan oleh penyimpangan dalam karantina.

Selandia Baru sendiri pada minggu lalu meningkatkan pengujian di fasilitas dan klinik karantina dan mulai mengerjakan teknologi untuk melacak orang menggunakan teknologi Bluetooth.
(esn)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top