NATO Latihan Perang Besar-besaran Libatkan 90.000 Tentara, Ini Respons Rusia
Minggu, 21 Januari 2024 - 13:51 WIB
loading...
A
A
A
Komandan senior NATO itu mengatakan bahwa kekuatan darat Rusia telah terdegradasi parah akibat perang di Ukraina, namun Angkatan Laut dan Angkatan Udara-nya masih memiliki kekuatan yang cukup besar.
Menurutnya, upaya Moskow untuk menyusun kembali pasukannya terhambat oleh dampak sanksi Barat.
Namun Kremlin masih berhasil meningkatkan produksi artileri dan rudal.
Terkait Ukraina, Bauer mengatakan meskipun pertempuran sengit masih terjadi, garis depan "tidak banyak bergerak".
“Meskipun serangan-serangan terbaru Rusia sangat menghancurkan, serangan-serangan tersebut tidak efektif secara militer,” katanya, seraya menyerukan para pendukung Ukraina untuk tidak “terlalu pesimistis” terhadap prospek Kyiv tahun ini.
Menurutnya, upaya Moskow untuk menyusun kembali pasukannya terhambat oleh dampak sanksi Barat.
Namun Kremlin masih berhasil meningkatkan produksi artileri dan rudal.
Terkait Ukraina, Bauer mengatakan meskipun pertempuran sengit masih terjadi, garis depan "tidak banyak bergerak".
“Meskipun serangan-serangan terbaru Rusia sangat menghancurkan, serangan-serangan tersebut tidak efektif secara militer,” katanya, seraya menyerukan para pendukung Ukraina untuk tidak “terlalu pesimistis” terhadap prospek Kyiv tahun ini.
(mas)
Lihat Juga :