Tentara Bayaran Asal Prancis yang Berperang di Ukraina Dibantai Rusia

Sabtu, 20 Januari 2024 - 17:59 WIB
loading...
A A A
“Ada warga sipil Prancis yang pergi berperang di Ukraina dengan seragam militer Ukraina,” katanya dilansir RT. “Kami tidak bisa melarang mereka melakukan hal itu, kami masih negara demokrasi.”

Lecornu bersikeras, bagaimanapun, bahwa “orang-orang ini tidak memiliki hubungan dengan angkatan bersenjata Perancis, tidak mengenakan seragam Prancis dan tidak berhubungan dengan institusi militer Perancis.” Dia menolak berkomentar mengenai masalah ini lebih lanjut, dan mengatakan bahwa hal lain akan digunakan oleh Rusia dalam “perang informasi.”

Pekerjaan tentara bayaran telah ilegal di Prancis sejak tahun 2003, dan dapat dihukum hingga lima tahun penjara dan denda hingga €75.000 euro ($81.000). Namun, cara penulisan undang-undang tersebut memungkinkan warga negara Prancis untuk “menjadi sukarelawan” di pasukan militer asing.

Duta Besar Prancis untuk Moskow, Pierre Levy, dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Jumat untuk menjelaskan “meningkatnya keterlibatan” Paris dalam konflik Ukraina. Selain kehadiran pesawat tempur berbahasa Prancis di Kharkov, pemerintahan Presiden Emmanuel Macron telah mengumumkan pengiriman tambahan rudal jarak jauh, howitzer, dan amunisi artileri ke Kiev.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Terungkap! Drone Iran...
Terungkap! Drone Iran Tembus Fasilitas CIA di Arab Saudi dengan Akurasi Tinggi
Rekomendasi
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved