alexametrics

Rilis Video, Pentagon Klaim 105 Rudal Hantam Target di Suriah

loading...
Rilis Video, Pentagon Klaim 105 Rudal Hantam Target di Suriah
Tembakan rudal dari atas dek kapal perang Amerika Serikat, USS Higgins, terhadap target di Douma, Suriah, pada Sabtu lalu. Foto/Fox News/Screengrab video Pentagon
A+ A-
WASHINGTON - Pentagon merilis video yang menunjukkan hampir dua lusin rudal Tomahawk ditembakkan dari kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Higgins, ke sebuah target di Suriah pada 14 April lalu. Video dirilis pada hari Senin waktu Washington.

Sementara itu Letnan Jenderal Kenneth McKenzie, seorang pejabat tinggi di Korps Marinir Amerika, mengklaim total 105 rudal AS, Prancis dan Inggris sukses memukul target di Suriah dalam hitungan menit pada Sabtu lalu.

Jenderal McKenzie mengatakan serangan diluncurkan dari tiga titik oleh pesawat dan kapal-kapal perang sekutu. Ketiga titik itu adalah Teluk Persia, Laut Merah dan Laut Mediterania Timur.

Target serangan, kata dia, salah satunya situs di Douma, dekat Damaskus, sebagaiĀ  tanggapan atas serangan senjata kimia pada 7 April 2018 lalu. Serangan kimia yang dilaporkan membunuh puluhan orang itu dituduhkan dilakukan rezim Assad, namun Suriah dan Rusia membantahnya.

Menurut Pentagon, serangan rudal sekutu yang dipimpin AS di Suriah berhasil mencapai beberapa target dan secara signifikan telah melumpuhkan kemampuan Presiden Suriah Bashar al-Assad untuk membuat lebih banyak senjata kimia. Khusus untuk kapal USS Higgins, total rudal Tomahawk yang ditemmbakkan sebanyak 23 unit.

Presiden Donald Trump telah memuji serangan yang dia sebut sempurna. Dia berterima kasih kepada sekutu AS untuk bergabung dalam serangan terhadap situs-situs rezim Suriah.

"Serangan yang dilakukan dengan sempurna tadi malam," tulis Trump di Twitter pagi hari usai serangan."Terima kasih kepada Prancis dan Kerajaan Inggris atas kebijaksanaan mereka dan kekuatan militer mereka yang baik. Tidak bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dari ini. Misi Dicapai!," lanjut Trump via akun @realDonaldTrump.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauert mengatakan bahwa Washington telah melihat serangkaian kebohongan Rusia di PBB.

"Kami percaya kami menurunkan kemampuan mereka untuk menggunakan senjata kimia untuk membunuh orang," kata Nauert, seperti dikutip Fox News, 17 April 2018.

Klaim Pentagon di atas bertolak belakang dengan klaim Suriah dan Rusia yang menegaskan bahwa sebagian besar rudal AS dan dua sekutunya ditangkis atau ditembak jatuh oleh sistem-sistem pertahanan Suriah buatan Soviet. Moskow bahkan mengklaim lebih dari 70 rudal AS, Inggris dan Prancis berhasil ditembak jatuh oleh sistem pertahanan Damaskus.

(mas)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak