Chicago Rusuh, KJRI Pastikan WNI Dalam Kondisi Aman

loading...
Chicago Rusuh, KJRI Pastikan WNI Dalam Kondisi Aman
Kemarin, Chicago dilanda aksi kerusuhan dan penjarahan massal. Foto/REUTERS
A+ A-
CHICAGO - Konsulat Jenderal Indonesia (KJRI) di Chicago, Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah kerjanya saat ini dalam kondisi aman. Kemarin, Chicago dilanda aksi kerusuhan dan penjarahan massal.

"Sesuai hasil pemantauan KJRI Chicago, warga masyarakat Indonesia di Chicago dan sekitarnya dalam keadaan aman dan telah dihimbau melalui media sosial KJRI serta jalur komunikasi lainnya agar menghindari tempat-tempat terjadinya aksi kerusuhan," kata KJRI Chicago dalam siaran pers yang diterima Sindonews pada Selasa (11/8/2020).

KJRI menuturkan bahwa aparat keamanan setempat saat ini menghimbau agar warga tidak mendekat ke tengah kota Chicago dan memantau terus imbauan-imbauan yang dikeluarkan oleh aparat terkait. (Baca juga: Chicago Dilanda Penjarahan Massal, 100 Ditangkap)

"Jalur transportasi menuju kota Chicago juga saat ini ditutup sementara oleh aparat kepolisian, termasuk dihentikannya sementara layanan transportasi bis umum maupun kereta subway ke arah dalam kota Chicago. Seluruh jembatan yang menghubungkan pinggiran kota dengan tengah kota Chicago juga saat ini ditutup," ungkapnya.



Sebelumnya diwartakan, personel Kepolisian Chicago, Amerika Serikat (AS) dilaporkan terlibat baku tembak dengan massa penjarah yang menyerbu distrik komersial di kota itu. Buntut dari aksi anarkis itu, lebih dari 100 orang ditangkap.

Seperti dilaporkan Reuters, massa bergerak ke distrik komersial mewah di Chicago. Mereka lalu menjarah toko, memecahkan jendela dan bentrok dengan petugas. Insiden ini berlangsung selama berjam-jam dan aparat berupaya keras untuk mengendalikan keadaan.

(Baca juga: Korban Penyerangan di Pasar Kliwon Solo Mengungsi di Tempat Rahasia)



Inspektur Polisi David Brown menyebut aksi tersebut sebagai "kriminalitas murni". Sementara Walikota Lori Lightfoot berusaha menjauhkan insiden itu dari buntut kematian seorang pria kulit hitam, George Floyd di tangan polisi Minneapolis pada 25 Mei silam.
(esn)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top