Chicago Dilanda Penjarahan Massal, 100 Ditangkap
Selasa, 11 Agustus 2020 - 02:57 WIB
loading...
Personel kepolisian Chicago mengamankan lokasi penjarahan. FOTO/Newsbreak
A
A
A
CHICAGO - Personel Kepolisian Chicago, Amerika Serikat (AS) dilaporkan terlibat baku tembak dengan massa penjarah yang menyerbu distrik komersial di kota itu, Senin (10/8) pagi waktu setempat. Buntut dari aksi anarkis itu, lebih dari 100 orang ditangkap.
Seperti dilaporkan Reuters, massa bergerak ke distrik komersial mewah di Chicago. Mereka lalu menjarah toko, memecahkan jendela dan bentrok dengan petugas. Insiden ini berlangsung selama berjam-jam dan aparat berupaya keras untuk mengendalikan keadaan.
(Baca: Catat Rekor Baru, Lima Juta Orang di AS Terinfeksi Covid-19 )
Inspektur Polisi David Brown menyebut aksi tersebut sebagai "kriminalitas murni". Sementara Walikota Lori Lightfoot berusaha menjauhkan insiden itu dari buntut kematian seorang pria kulit hitam, George Floyd di tangan polisi Minneapolis pada 25 Mei silam.
“Ini bukan protes terorganisir. Sebaliknya, ini adalah insiden kriminalitas murni,” kata Brown pada konferensi pers. “Sedikitnya 13 petugas terluka, dan seorang penjaga keamanan dan seorang warga sipil terkena tembakan,” lanjut Brown.
Seperti dilaporkan Reuters, massa bergerak ke distrik komersial mewah di Chicago. Mereka lalu menjarah toko, memecahkan jendela dan bentrok dengan petugas. Insiden ini berlangsung selama berjam-jam dan aparat berupaya keras untuk mengendalikan keadaan.
(Baca: Catat Rekor Baru, Lima Juta Orang di AS Terinfeksi Covid-19 )
Inspektur Polisi David Brown menyebut aksi tersebut sebagai "kriminalitas murni". Sementara Walikota Lori Lightfoot berusaha menjauhkan insiden itu dari buntut kematian seorang pria kulit hitam, George Floyd di tangan polisi Minneapolis pada 25 Mei silam.
“Ini bukan protes terorganisir. Sebaliknya, ini adalah insiden kriminalitas murni,” kata Brown pada konferensi pers. “Sedikitnya 13 petugas terluka, dan seorang penjaga keamanan dan seorang warga sipil terkena tembakan,” lanjut Brown.
Lihat Juga :