alexametrics

PM Inggris: Serangan ke Suriah Legal

loading...
PM Inggris: Serangan ke Suriah Legal
Perdana Menteri Inggris Theresa May membela keputusannya melakukan serangan militer ke Suriah. Foto/Istimewa
A+ A-
LONDON - Perdana Menteri (PM) Inggris, Theresa May mengatakan, serangan udara militer di Suriah benar secara hukum dan moral. Ia menuduh Suriah dan sekutunya, Rusia, berusaha menutupi bukti-bukti serangan senjata kimia mematikan.

May mengatakan hal itu kepada para anggota parlemen Inggris.



Jet Angkatan Udara Inggris bergabung dengan pesawat tempur dan kapal perang Amerika Serikat (AS) dan Prancis dalam mencapai target di Suriah Sabtu pagi. Serangan itu sebagai tanggapan atas serangan kimia yang dilaporkan oleh pemerintah Suriah di kota Douma.

Pemerintah Inggris tidak terikat secara hukum untuk meminta persetujuan Parlemen atas serangan militer, meskipun hal itu biasa dilakukan, dan banyak anggota parlemen menyatakan kemarahannya karena tidak diajak berkonsultasi.

May mengatakan kepada legislator di House of Commons meminta persetujuan mereka akan tidak praktis, baik karena Parlemen sedang libur musim semi sampai hari Senin dan karena beberapa informasi intelijen di balik keputusan itu dirahasiakan.

"Kami selalu jelas bahwa pemerintah memiliki hak untuk bertindak cepat demi kepentingan nasional," kata May, menyebut tindakan militer bukan hanya secara moral benar tetapi juga secara hukum benar.

"Kami tidak dapat mengizinkan penggunaan senjata kimia untuk menjadi normal, baik di Suriah, di jalanan Inggris, atau di tempat lain," imbuh May.
halaman ke-1 dari 3
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak