Siapakah William Lai? Presiden Taiwan Terpilih yang Dibenci China
Sabtu, 13 Januari 2024 - 22:22 WIB
loading...
William Lai memenangkan pemilu presiden di Taiwan. Foto/Reuters
A
A
A
TAIPEI - Kandidat dari partai berkuasa, Lai Ching-te atau dikenal sengan William Lai, yang dicap sebagai “penghasut perang” oleh China memenangkan pemilihan presiden . Bagi masyarakat Taiwan, Lai telah muncul sebagai sosok yang menyelamatkan demokrasi di Taiwan . negara yang menghadapi ketegangan dengan Beijing.
Hasil pemilu Taiwan kemungkinan besar akan menentukan hubungan antara Taiwan dan China selama empat tahun ke depan.
![Siapakah William Lai? Presiden Taiwan Terpilih yang Dibenci China]()
Foto/Reuters
William Lai Ching-te dari Partai Demokrat Progresif melakukan pemilu melawan dua lawannya, yaitu Hou dari KMT dan mantan Walikota Taipei Ko Wen-je dari Partai Rakyat Taiwan yang kecil. Ia dikenal karena sikapnya yang pro-demokrasi dan penentangannya yang kuat terhadap China.
Namun, selama kampanye pemilihan presiden, Lai selalu menegaskan bahwa dirinya tidak berniat mendeklarasikan kemerdekaan, lapor The Washington Post. Dia juga mengatakan bahwa Taiwan sudah berdaulat dengan nama resminya, Republik China, dan tidak ada persyaratan untuk meresmikan pemisahan Taiwan dari China.
![Siapakah William Lai? Presiden Taiwan Terpilih yang Dibenci China]()
Foto/Reuters
Selama pemilu, Lai, yang dikenal sebagai WIlliam, berjanji untuk bekerja sama dengan Amerika untuk memperkuat pertahanan Taiwan pada saat meningkatnya pelecehan militer China terhadap negara kepulauan tersebut.
Sebelum kemenangannya dalam pemilihan presiden yang diadakan baru-baru ini, Lai, adalah wakil presiden Taiwan sejak tahun 2020.
Hasil pemilu Taiwan kemungkinan besar akan menentukan hubungan antara Taiwan dan China selama empat tahun ke depan.
Siapakah William Lai? Presiden Taiwan Terpilih yang Dibenci China
1. Anti-China

Foto/Reuters
William Lai Ching-te dari Partai Demokrat Progresif melakukan pemilu melawan dua lawannya, yaitu Hou dari KMT dan mantan Walikota Taipei Ko Wen-je dari Partai Rakyat Taiwan yang kecil. Ia dikenal karena sikapnya yang pro-demokrasi dan penentangannya yang kuat terhadap China.
2. Mengusung Identitas Taiwan
Partai Lai, Partai Progresif Demokratik, secara terbuka menolak klaim teritorial China dan selalu menganjurkan identitas Taiwan yang terpisah.Namun, selama kampanye pemilihan presiden, Lai selalu menegaskan bahwa dirinya tidak berniat mendeklarasikan kemerdekaan, lapor The Washington Post. Dia juga mengatakan bahwa Taiwan sudah berdaulat dengan nama resminya, Republik China, dan tidak ada persyaratan untuk meresmikan pemisahan Taiwan dari China.
3. Meningkatkan Kerja Sama dengan AS

Foto/Reuters
Selama pemilu, Lai, yang dikenal sebagai WIlliam, berjanji untuk bekerja sama dengan Amerika untuk memperkuat pertahanan Taiwan pada saat meningkatnya pelecehan militer China terhadap negara kepulauan tersebut.
5. Siap Memperjuangkan Kemerdekaan Taiwan
Sebelum kemenangannya dalam pemilihan presiden yang diadakan baru-baru ini, Lai, adalah wakil presiden Taiwan sejak tahun 2020.
Lihat Juga :