Siapakah William Lai? Presiden Taiwan Terpilih yang Dibenci China

Sabtu, 13 Januari 2024 - 22:22 WIB
loading...
A A A
Pada tahun 1994 ketika dia menjadi kepala residen di Rumah Sakit Universitas Nasional Cheng Kung dan Taiwan mengadakan pemilihan langsung pertama untuk gubernur provinsi Taiwan, Dr. Lai memulai keterlibatannya dalam urusan publik sebagai kepala asosiasi dokter Tainan yang mendukung Chen Ting-nan, calon gubernur dari Partai Progresif Demokratik (DPP).

8. Melepas Karier Doktor demi Menegakkan Demokrasi

Selama Krisis Selat Taiwan 1996, Lai memutuskan untuk meniru para pendahulunya dalam mengejar demokrasi dan melepaskan karir medisnya untuk memasuki dunia politik. Dalam pemilihan perwakilan Majelis Nasional tahun itu, dia adalah pengambil suara terbanyak dari Kota Tainan, dan dia menjalankan misi bersejarah untuk menghapuskan Majelis Nasional.

Pada tahun 1998, Lai terpilih menjadi Legislatif Yuan mewakili Kota Tainan. Memanfaatkan keahlian medisnya, dia memainkan peran dinamis dalam Komite Kesejahteraan Sosial dan Kebersihan Lingkungan sambil menangani lebih dari 100.000 masalah lokal. Lai memberikan penekanan yang sama pada pemerintahan yang profesional dan pelayanan yang solid, dan warga Tainan menunjukkan penghargaan mereka dengan memilihnya menjadi anggota legislatif selama empat periode berturut-turut (1999-2010).

Pada tahun 2010, Kabupaten Tainan dan Kota Tainan digabungkan untuk membentuk Kota Khusus Tainan. Lai terpilih sebagai walikota pertama, membangun reputasi pemerintahan yang jujur, rajin, dan efisien yang kemudian dikenal sebagai Kesepakatan Baru Tainan. Mencalonkan diri untuk pemilihan ulang pada tahun 2014, Lai mengumpulkan 72,9% suara, persentase tertinggi dalam sejarah Tainan, dan tertinggi untuk kepala kabupaten atau kota mana pun sejak pencabutan darurat militer pada tahun 1987.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
6 Negara dengan Sistem...
6 Negara dengan Sistem Pelayanan Kesehatan Terbaik di Dunia, 3 Ada di Asia
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Konflik AS-Iran Makin...
Konflik AS-Iran Makin Memanas, Harga Minyak Dunia Kembali Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Viral Kabar Kanye West...
Viral Kabar Kanye West Bakal Manggung di Jakarta Oktober 2026, Netizen Antusias War Tiket!
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Berita Terkini
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Ini Sosok Pangeran Arab...
Ini Sosok Pangeran Arab Saudi yang Tewas di Hotel Mewah usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved