AS Bidik 8 Target Potensial di Suriah

Jum'at, 13 April 2018 - 08:29 WIB
AS Bidik 8 Target Potensial...
AS Bidik 8 Target Potensial di Suriah
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Presiden Donald Trump dilaporkan telah mempertimbangkan delapan target potensial di Suriah untuk diserang militer Amerika Serikat. Delapan target itu termasuk pusat penelitian dan fasilitas senjata kimia.

Jumlah target yang dibidik militer AS itu diungkap sumber pemerintah AS kepada CNBC. Laporan perihal target Pentagon ini muncul di saat Trump dan tim keamanan nasionalnya tengah membahas situasi di Suriah.

Juru bicara Gedung Putih Sarah Sanders mengatakan, keputusan akhir apakah AS akan menggunakan kekuatan militer atau tidak terhadap rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad belum juga diambil.

"Kami terus menilai (data) intelijen dan terlibat dalam percakapan dengan mitra dan sekutu kami," kata Sanders dalam sebuah pernyataan, yang dilansir Jumat (13/4/2018).

Baca: Mengenal Tomahawk, Rudal AS yang Diprediksi Hujani Suriah

Trump, lanjut Sanders, telah berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Theresa May semalam. Pemerintah Inggris menyatakan, Trump dan May setuju memberikan tanggapan internasional atas dugaan serangan senjata kimia di Douma yang mereka tuduhkan dilakukan rezim Assad.

Sementara itu, seorang sumber pemerintah AS yang berbicara dalam kondisi anonim mengatakan, selain pusat penelitian dan fasilitas senjata kimia, dua pangkalan udara Suriah juga jadi bagian dari delapan target potensial yang dibidik Pentagon.

Sumber itu juga mencatat bahwa militer Suriah telah memposisikan kembali sejumlah besar aset udara ke lapangan udara yang dikendalikan Rusia. Harapannya, agar Washington enggan menyerang.

"Kami mencari (keputusan) dengan sangat sangat serius, sangat dekat dengan situasi itu dan kami akan melihat apa yang terjadi," kata Trump kepada wartawan, pada hari Kamis.

Selama lima hari terakhir, Trump telah mempertajam retorikanya melawan Suriah dan sekutunya yang paling kuat, Rusia. Pemimpin Amerika ini telah mengejutkan dunia setelah meminta Rusia bersiap menyambut kedatangan rudal-rudal Washington di Suriah yang dia klaim bagus, baru dan "pintar".

Tahun lalu, pemerintahan Trump menembakkan total 59 rudal jelajah Tomahawk dari kapal perusak Angkatan Laut, USS Porter dan USS Ross, di Mediterania timur.

Rudal-rudal itu menghantam hanggar pesawat, bunker amunisi, sistem pertahanan udara, dan radar. Selain itu, Pentagon mengatakan pasukan Rusia di Suriah secara resmi diberitahu sebelum pemogokan, tetapi Moskow tidak melakukan tindakan militer.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Berita Terkini
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
13 menit yang lalu
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
2 jam yang lalu
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
3 jam yang lalu
Iran Dituding Retas...
Iran Dituding Retas Jaringan Seluler Timur Tengah untuk Lacak Personel AS
7 jam yang lalu
Iran Ejek AS Ngotot...
Iran Ejek AS Ngotot Terapkan Tarif di Selat Hormuz: Biaya 20% Trump Terlalu Mahal
8 jam yang lalu
AS Lancarkan Lebih Banyak...
AS Lancarkan Lebih Banyak Serangan ke Iran, Trump Kembali Blokade Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved