Tammy Duckworth, Bakal Cawapres Biden yang Pernah Tinggal di Jakarta

Selasa, 11 Agustus 2020 - 11:24 WIB
loading...
A A A
“Ya Chris, Anda tahu, mereka punya prosesnya sendiri. Saya akan membiarkan mereka melakukannya. Beberapa di antaranya bersifat publik, beberapa tidak. Saya akan memberi tahu Anda bahwa dia sangat berhati-hati tentang siapa yang dia pilih," kata Duckworth. "Tapi sekali lagi, semua perempuan yang namanya disebutkan sejauh ini sungguh luar biasa, dan saya telah bekerja dengan masing-masing dan setiap dari mereka, dan siapa pun dari kita dapat maju dan melakukan pekerjaan itu."

Duckworth mengatakan ini semua tentang menyatukan negara untuk menghadapi pandemi dan tantangan di luar negeri.

Selain memiliki pengalaman militer, latar belakang multikultural Tammy Duckworth menjadi kelebihannya. Dia lahir dari ayah pria kulit putih AS dan ibu berdarah Thailand-China. (Baca: Trump Mulai Mainkan Isu Agama, Sebut Biden Melawan Tuhan )

Dia lahir di Bangkok, Thailand, pada 12 Maret 1968 saat ayahnya, Franklin Duckworth, bertugas di negara Asia Tenggara tersebut. Sejak itu, ayah berpindah tugas di berbagai negara Asia Tenggara termasuk Indonesia.

Dalam wawancaranya di majalah Chicago pada Mei 2012, Tammy Duckworth mengaku pernah menghabiskan masa kecil di Jakarta selama 7 tahun. Dia mahir berbahasa Indonesia dan tentu saja bahasa Thailand.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza
Rekomendasi
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Berita Terkini
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved