Israel Kalap di Gaza, Total 30 Demonstran Palestina Dibunuh

Sabtu, 07 April 2018 - 02:14 WIB
Israel Kalap di Gaza,...
Israel Kalap di Gaza, Total 30 Demonstran Palestina Dibunuh
A A A
GAZA - Pasukan Israel semakin kalap di Gaza dengan membunuh delapan demonstran Palestina pada hari Jumat. Jumlah korban tewas terbaru ini menambah daftar korban jiwa di pihak Palestina menjadi 30 orang sejak demon pekan lalu.

Pejabat kesehatan Gaza mengatakan ratusan demonstran dirawat di rumah sakit pada hari Jumat.

Situasi di sepanjang perbatasan Gaza semakin bergejolak ketika demonstran Palestina membakar tumpukan ban untuk membuat asap hitam guna menghalangi pandangan sniper Israel.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, dalam insiden hari Jumat sebanyak 1.070 orang terluka, termasuk 293 orang yang terkena tembakan pasukan Israel.

Dari 293 korban dengan luka tembak, 25 orang di antaranya berada dalam kondis serius.

Demo "Great Return March" yang dimulai sejak pekan lalu itu akan berlanjut hingga beberapa minggu ke depan. Para demonstran menyatakan aksi itu sebagai pesan kepada dunia bahwa rakyat Palestina tidak akan pernah melupakan tanahnya yang diduduki Israel.

"Israel mengambil segala sesuatu dari kami, tanah air, kebebasan, masa depan kami," kata Samer, 27, seorang demonstran Palestina yang menolak memberikan nama lengkap karena khawatir akan menerima pembalasan dari Israel.

"Saya punya dua anak, laki-laki dan perempuan, dan jika saya mati, Tuhan akan merawat mereka," ujarnya.

Jumlah pengunjuk rasa pada hari Jumat lebih besar dari pada beberapa hari terakhir. Militer Israel memperkirakan massa demonstran yang beraksi di perbatasan Gaza kemarin sekitar 20.000 orang.

Juru bicara pemerintah Israel, David Keyes, menuduh Hamas telah menghasut protes dengan kekerasan di sepanjang perbatasan Gaza.

"Ini adalah parodi bagi rakyat Palestina bahwa pemerintah Hamas mendorong rakyatnya untuk menyerang Israel, (kelompok) itu mendorong orang-orangnya untuk melakukan tindakan kekerasan," katanya, seperti dikutip Reuters, Sabtu (7/4/2018).

Seorang pejabat Hamas, Yehya Al-Sinwar, yang berbicara di sebuah perkemahan demonstran memuji massa Palestina yang tetap berani menghadapi pasukan Israel.

"Kami akan mencabut perbatasan, kami akan mencabut hati mereka, dan kami akan berdoa di Yerusalem," katanya sembari menegaskan bahwa demo akan terus berlanjut.

Sebelumnya, juru bicara Hamas, Hazem Qassem, mendesak para pengunjuk rasa untuk menjaga agar aksi unjuk rasa berlangsung damai. "Mempertahankan sifat damai dari protes akan menyerang semua propaganda Zionis yang rapuh," kata Qassem dalam sebuah pernyataan.

Presiden Palestina Mahmoud Abbas, yang memegang sedikit kekuasaan di Gaza, mengutuk apa yang dia gambarkan sebagai "tindakan pembunuhan dan penindasan Israel terhadap demonstran damai".

Pembunuhan pasukan Israel terhadap puluhan demonstran Palestina secara brutal telah memicu kecaman masyarakat internasional dan kelompok-kelompok HAM. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah mengerahkan sniper, menggunakan tank dan pesawat tempur untuk membunuh para demonstran di Gaza.
(mas)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Serangan Israel Tewaskan...
Serangan Israel Tewaskan 221 Warga Palestina
60 Warga Palestina yang...
60 Warga Palestina yang Ditahan Israel Mengaku Disiksa
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin...
Respon PBNU Usai 5 Nahdliyin Temui Presiden Israel, Singgung Pemecatan
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
3 Senjata Israel yang...
3 Senjata Israel yang Dipakai Membunuh Rakyat Palestina
Berita Terkini
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
21 menit yang lalu
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
1 jam yang lalu
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
2 jam yang lalu
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
2 jam yang lalu
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
2 jam yang lalu
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
3 jam yang lalu
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved