3 Organisasi Sekutu Hizbullah di Timur Tengah, Siapa Saja?

Selasa, 09 Januari 2024 - 15:43 WIB
loading...
3 Organisasi Sekutu...
Hizbullah Lebanon memiliki tiga sekutu utama di Timur Tengah, yakni Hamas, Houthi Yaman, dan Jihad Islam Palestina. Foto/REUTERS
A A A
JAKARTA - Hizbullah merupakan sebuah organisasi politik dan milisi yang berbasis di Lebanon. Ia muncul di tengah perang saudara yang terjadi di Lebanon sekitar 1970-an.

Kelompok tersebut mengadopsi nama Hizbullah yang berarti “Partai Tuhan”. Sejak pembentukannya, mereka juga telah menjadikan Israel sebagai musuh utamanya.

Hizbullah sudah terlibat dalam berbagai konflik. Tak hanya di Lebanon, mereka juga sering muncul dan melibatkan diri pada konflik di negara lain.

Terlepas dari statusnya, Hizbullah diketahui memiliki sejumlah sekutu, termasuk kelompok-kelompok yang mendeklarasikan diri sebagai pejuang Muslim di dunia.

Organisasi Sekutu Hizbullah

1. Hamas


Hubungan Hamas dan Hizbullah sebenarnya telah beberapa kali mengalami pasang-surut. Terakhir kali, mereka sempat berselisih terkait dukungannya pada perang saudara di Suriah.

Mengutip Al Jazeera, Selasa (9/1/2024), perwakilan pimpinan Hamas meninggalkan Damaskus pada 2012 menyusul protes atas tindakan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Seiring waktu, hubungan antara Hizbullah dan Hamas kembali membaik. Pada 2017, Hamas mulai mengirim kembali para wakilnya ke Lebanon.

Terlepas dari perbedaan pandangan di antara Hamas dan Hizbullah, keduanya memiliki alasan yang membuat mereka tetap terhubung. Itu tak lain berkaitan dengan prinsip utamanya, yang menganggap Israel sebagai musuh utama.

2. Houthi


Hizbullah disebut sebagai sekutu dekat Houthi terkait hubungannya dengan Iran. Keberadaannya telah memainkan peran sebagai mentor untuk pelatihan militer dan sejenisnya.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
Netanyahu Ungkap Militer...
Netanyahu Ungkap Militer Israel akan Bangun Koridor Morag di Gaza
Siapa Uday Rabie? Warga...
Siapa Uday Rabie? Warga Palestina yang Berani Mendemo Hamas hingga Diculik serta Disiksa hingga Tewas
Israel Kembali Bom Beirut,...
Israel Kembali Bom Beirut, 4 Orang Tewas
Houthi Tembak Jatuh...
Houthi Tembak Jatuh Drone AS ke-16 di Atas Yaman dengan Rudal Buatan Lokal
Netanyahu Tunjuk Eks...
Netanyahu Tunjuk Eks Komandan Angkatan Laut sebagai Bos Baru Shin Bet
Viral, Demi Hemat Uang...
Viral, Demi Hemat Uang Perempuan Ini Rela Bayar Sewa Tinggal di Toilet Kantor
Korsel Siaga Tinggi...
Korsel Siaga Tinggi Jelang Putusan Pemakzulan Presiden Yoon, Tempat Wisata dan Jalan Utama Ditutup
Rekomendasi
Bocah 8 Tahun Terseret...
Bocah 8 Tahun Terseret Ombak Pantai Tiram Padang Pariaman
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
Berita Terkini
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
20 menit yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
2 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
3 jam yang lalu
China Rilis Video Latihan...
China Rilis Video Latihan Militer Pengepungan Taiwan, Tampilkan Pulau Terbakar
3 jam yang lalu
Rusia Tuding Zelensky...
Rusia Tuding Zelensky Mainkan Permainan Berbahaya dengan Trump
5 jam yang lalu
Hongaria Mundur dari...
Hongaria Mundur dari ICC saat Kunjungan Buronan Penjahat Perang Netanyahu
5 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved