Parahnya Korupsi Militer China: Rudal-rudal Diisi Air, Bukan Bahan Bakar

Selasa, 09 Januari 2024 - 13:12 WIB
loading...
Parahnya Korupsi Militer...
Intelijen AS mengungkap parahnya korupsi di internal militer China. Contohnya, rudal-rudal diisi air, bukannya bahan bakar. Foto/REUTERS
A A A
BEIJING - Tentara China mengerahkan rudal-rudal yang berisi air dan bukannya bahan bakar, serta serangkaian silo dengan penutup yang tidak tepat.

Itu adalah contoh parahnya korupsi di internal militer China, yang berujung pada pembersihan pejabat tinggi secara dramatis. Demikian laporan intelijen Amerika Serikat (AS) yang dikutip Bloomberg.

Bloomberg, yang tidak menyebutkan nama sumbernya, melaporkan bahwa intelijen Amerika mengindikasikan pemecatan lebih dari selusin komandan senior Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China oleh Presiden Xi Jinping baru-baru ini berasal dari masalah serius korupsi seperti itu.

Baca Juga: Xi Jinping Dilaporkan Pecat Menhan China Terkait Skandal Korupsi

Pembersihan tersebut bahkan sampai memecat menteri pertahanan China, Li Shangfu, yang menghilang selama dua bulan sebelum digantikan pada bulan Oktober.

Sumber-sumber intelijen AS mengatakan kepada Bloomberg bahwa korupsi sangat parah di internal Pasukan Roket China dan PLA sehingga kemungkinan besar akan memaksa Xi Jinping untuk mengkalibrasi ulang apakah Beijing dapat segera mengambil tindakan militer besar-besaran.

Pasukan Roket adalah cabang militer utama China yang mengawasi senjata nuklirnya dan telah menjadi fokus utama dari dorongan Xi Jinping baru-baru ini untuk memodernisasi pasukan Beijing dengan cepat.

Hal ini sangat penting dalam sikap Beijing terhadap Taiwan, di mana China meluncurkan rudal jarak jauh di pantai Taiwan untuk mengancam pulau yang memiliki pemerintahan mandiri tersebut.

Pada 2021, para peneliti mengatakan citra satelit menunjukkan China sedang membangun ratusan silo rudal berkemampuan nuklir di gurun Xinjiang, sehingga persenjataannya berpotensi menyaingi milik Rusia atau Amerika Serikat.

Namun intelijen AS mengatakan salah satu contoh korupsi adalah seluruh silo di China barat dilengkapi dengan penutup yang mencegah peluncuran rudal secara efektif, kata seorang sumber intelijen AS kepada Bloomberg.

Media tersebut tidak mengatakan jenis rudal apa yang diisi air.

Penilaian Amerika mengatakan bahwa masalah-masalah ini kemungkinan besar telah melemahkan kebijakan modernisasi militer Xi Jinping dan kepercayaan internal terhadap kemampuan Pasukan Roket.

Pemecatan para petinggi militer oleh Xi Jinping telah lama memunculkan spekulasi bahwa itu terkait dengan kampanye antikorupsinya yang sudah berjalan lama. Selama berbulan-bulan, Beijing menghindari pertanyaan tentang mengapa begitu banyak pejabat tinggi militer dipecat.

Dari para komandan China yang baru-baru ini dipecat, setidaknya tiga orang memegang posisi teratas di Pasukan Roket, dan empat orang bertanggung jawab atas peralatan, menurut laporan Reuters yang dilansir Selasa (9/1/2024).

Sejak saat itu, PLA menekankan untuk tetap waspada terhadap korupsi, dengan menyebutkan “perang melawan korupsi” berulang kali dalam pernyataannya pada Hari Tahun Baru.

Kedutaan Besar China di Washington tidak segera menanggapi permintaan komentar yang dikirim di luar jam kerja reguler.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
Rekomendasi Short Drama...
Rekomendasi Short Drama China, First Marriage Bliss Tayang di V+Short
Prabowo: 4 Kali Saya...
Prabowo: 4 Kali Saya Kalah, tapi Tidak Mengganggu Pemimpin yang Dapat Mandat
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Berita Terkini
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Infografis
Militer China Kepung...
Militer China Kepung Taiwan untuk Simulasi Invasi Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved