Menteri Luar Negeri Italia Serukan Pembentukan Tentara Uni Eropa

Minggu, 07 Januari 2024 - 20:45 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri...
Tentara Uni Eropa diperlukan untuk mencegah konflik. Foto/Reuters
A A A
ROMA - Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menyerukan Uni Eropa (UE) harus membentuk pasukan gabungannya sendiri yang dapat berperan dalam menjaga perdamaian dan mencegah konflik.

Dalam wawancara dengan surat kabar Italia La Stampa, Tajani mengatakan bahwa kerja sama Eropa yang lebih erat di bidang pertahanan merupakan prioritas partai Forza Italia yang dipimpinnya.

“Jika kita ingin menjadi penjaga perdamaian di dunia, kita memerlukan militer Eropa. Dan ini merupakan prasyarat mendasar untuk dapat memiliki kebijakan luar negeri Eropa yang efektif,” katanya dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada Minggu.

“Di dunia yang memiliki pemain kuat seperti Amerika Serikat, China, India, Rusia – dengan krisis dari Timur Tengah hingga Indo-Pasifik – warga negara Italia, Jerman, Prancis, atau Slovenia hanya dapat dilindungi oleh sesuatu yang sudah ada, yaitu Uni Eropa,” tambahnya.

Kerja sama pertahanan Eropa telah menjadi agenda politik sejak invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina hampir dua tahun lalu.

Baca Juga: Ingin Jadi Warga Negara Rusia? Putin Janjikan Kewarganegaraan bagi Orang Asing yang Mau Menjadi Tentara

Namun, upaya-upayanya lebih terfokus pada ekspansi NATO, dengan Finlandia bergabung dengan aliansi tersebut tahun lalu dan Swedia juga akan menjadi anggota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
Tragedi Maut! 8 Biksu...
Tragedi Maut! 8 Biksu Tewas Ditabrak Truk yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun
Rekomendasi
Intip Kontribusi Vokasi...
Intip Kontribusi Vokasi Sampoerna Karya Bangsa untuk Cetak SDM Unggul
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Gus Ipul: Patut Ditindaklanjuti
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
Berita Terkini
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved