Ingin Jadi Warga Negara Rusia? Putin Janjikan Kewarganegaraan bagi Orang Asing yang Mau Menjadi Tentara
Jum'at, 05 Januari 2024 - 10:51 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin janjikan kewarganegaraan bagi warga asing yang jadi tentara. Foto/Reuters
A
A
A
MOSKOW - Presiden Vladimir Putin mengeluarkan dekrit yang mengizinkan warga negara asing yang berjuang untuk Rusia di Ukraina untuk mendapatkan kewarganegaraan Rusia bagi diri mereka sendiri dan keluarga mereka.
Perintah tersebut mengatakan bahwa orang-orang yang telah menandatangani kontrak selama apa yang disebut Moskow sebagai “operasi militer khusus” di Ukraina dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan paspor Rusia untuk diri mereka sendiri dan pasangan, anak-anak dan orang tua mereka. Mereka harus memberikan dokumen yang menunjukkan bahwa mereka mendaftar minimal satu tahun.
Mereka yang memenuhi syarat termasuk orang-orang yang telah menandatangani kontrak dengan angkatan bersenjata reguler atau “formasi militer” lainnya – sebuah deskripsi yang dapat diterapkan pada kelompok seperti organisasi tentara bayaran Wagner.
Melansir Reuters, langkah tersebut tampaknya bertujuan untuk menciptakan insentif tambahan bagi orang asing yang memiliki pengalaman militer untuk mendaftar bergabung dengan militer Rusia.
Baca Juga: Jet Tempur Rusia Bom Desanya Sendiri, Kenapa?
Moskow tidak mempublikasikan data mengenai jumlah orang asing yang berperang di pihaknya di Ukraina. Namun, Reuters telah melaporkan sebelumnya mengenai warga Kuba yang mendaftar militer dengan imbalan bonus yang setara dengan lebih dari 100 kali gaji bulanan rata-rata Kuba, dan tiga warga Afrika yang direkrut oleh Wagner, dua di antaranya tewas dalam aksi tersebut.
Sebuah laporan intelijen AS yang tidak diklasifikasikan lagi menilai bahwa perang di Ukraina telah menyebabkan 315.000 tentara Rusia tewas dan terluka, atau hampir 90% dari jumlah personel yang dimiliki Rusia ketika konflik dimulai, kata sumber yang mengetahui intelijen tersebut kepada Reuters bulan lalu.
Perintah tersebut mengatakan bahwa orang-orang yang telah menandatangani kontrak selama apa yang disebut Moskow sebagai “operasi militer khusus” di Ukraina dapat mengajukan permohonan untuk mendapatkan paspor Rusia untuk diri mereka sendiri dan pasangan, anak-anak dan orang tua mereka. Mereka harus memberikan dokumen yang menunjukkan bahwa mereka mendaftar minimal satu tahun.
Mereka yang memenuhi syarat termasuk orang-orang yang telah menandatangani kontrak dengan angkatan bersenjata reguler atau “formasi militer” lainnya – sebuah deskripsi yang dapat diterapkan pada kelompok seperti organisasi tentara bayaran Wagner.
Melansir Reuters, langkah tersebut tampaknya bertujuan untuk menciptakan insentif tambahan bagi orang asing yang memiliki pengalaman militer untuk mendaftar bergabung dengan militer Rusia.
Baca Juga: Jet Tempur Rusia Bom Desanya Sendiri, Kenapa?
Moskow tidak mempublikasikan data mengenai jumlah orang asing yang berperang di pihaknya di Ukraina. Namun, Reuters telah melaporkan sebelumnya mengenai warga Kuba yang mendaftar militer dengan imbalan bonus yang setara dengan lebih dari 100 kali gaji bulanan rata-rata Kuba, dan tiga warga Afrika yang direkrut oleh Wagner, dua di antaranya tewas dalam aksi tersebut.
Sebuah laporan intelijen AS yang tidak diklasifikasikan lagi menilai bahwa perang di Ukraina telah menyebabkan 315.000 tentara Rusia tewas dan terluka, atau hampir 90% dari jumlah personel yang dimiliki Rusia ketika konflik dimulai, kata sumber yang mengetahui intelijen tersebut kepada Reuters bulan lalu.
Lihat Juga :