AS Berencana Serang Houthi, Konflik Timur Tengah Akan Meluas

Jum'at, 05 Januari 2024 - 11:40 WIB
loading...
A A A
Sebelumnya, NBC News juga melaporkan di tengah meningkatnya seruan kepada Presiden Joe Biden untuk memerintahkan tanggapan militer yang lebih kuat terhadap serangan berulang-ulang yang dilakukan pemberontak Houthi terhadap kapal-kapal di Laut Merah, anggota tim keamanan nasionalnya mengadakan pertemuan di Gedung Putih untuk meninjau opsi-opsi yang memungkinkan, termasuk serangan terhadap sasaran-sasaran Houthi di Yaman.

Pertemuan pada Rabu (3/1/2024) itu bertujuan untuk menyempurnakan rincian berbagai opsi yang lebih kuat daripada yang telah dipertimbangkan Gedung Putih sebelumnya, yang dapat mencakup tindakan bersama dengan negara-negara lain. Pertemuan tersebut merupakan pertemuan utama komite deputi, yang dipimpin oleh wakil penasihat keamanan nasional Jon Finer, dengan tujuan untuk memberikan kepada presiden daftar opsi militer.

Sejauh ini, Gedung Putih belum menyetujui satu pun opsi serangan terhadap pemberontak yang berbasis di Yaman yang telah disiapkan oleh militer AS, kata para pejabat dan mantan pejabat.

Setelah Houthi melancarkan serangan paling langsung terhadap militer AS pada Malam Tahun Baru, menembaki helikopter Angkatan Laut AS dari kapal kecil, helikopter tersebut membalas tembakan, menenggelamkan tiga kapal dan menewaskan 10 pejuang.

Menurut para pejabat, Komando Pusat AS memberi para pemimpin Departemen Pertahanan opsi untuk memberikan tanggapan militer tambahan setelah insiden tersebut, dan Pentagon mengirimkan opsi tersebut kepada pejabat senior Gedung Putih. Biden, yang sedang berlibur di St. Croix di Kepulauan Virgin AS, tidak menyetujui tanggapan militer tambahan.

Baca Juga: Pakar Sebut Rencana Israel Pasca-perang Gaza Hanyalah Sebuah Fantasi Kolonial
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
Bukan Sekadar Healing,...
Bukan Sekadar Healing, Ini Tren Wisata Psikologis yang Sedang Berkembang di Indonesia
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved