Israel Dukung India dalam Perang Melawan Pakistan

Jum'at, 09 Mei 2025 - 16:45 WIB
loading...
Israel Dukung India...
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (kanan) dan PM India Narendra Modi (kiri) mengadakan konferensi pers bersama setelah pertemuan mereka di Yerusalem pada 5 Juli 2017. Foto/Haim Zach/GPO/Anadolu Agency
A A A
TEL AVIV - Israel menyatakan dukungan kuat untuk India setelah Angkatan Darat meluncurkan serangkaian serangan presisi di lokasi di Pakistan dan Kashmir yang diduduki Pakistan.

Pada hari Rabu (7/5/2025), Reuven Azar, Duta Besar Israel untuk India, memposting di X, “Israel mendukung hak India untuk membela diri. Teroris harus tahu tidak ada tempat untuk bersembunyi dari kejahatan keji mereka terhadap orang yang tidak bersalah.”

Pernyataan tersebut muncul beberapa jam setelah India meluncurkan 'Operasi Sindoor', misi militer tingkat tinggi yang menargetkan sembilan lokasi yang diklaim terkait dengan organisasi teroris, termasuk Lashkar-e-Taiba (LeT), Jaish-e-Mohammed (JeM), dan Hizbul Mujahideen (HM).

Daftar sembilan fasilitas yang menjadi sasaran itu adalah: Markaz Subhan Allah, Bahawalpur (JeM); Markaz Taiba, Muridke (LeT); Sarjal, Tehra Kalan (JeM); Mehmoona Joya, Sialkot (HM); Markaz Ahle Hadith, Barnala (LeT); Markaz Abbas, Kotli (JeM); Maskar Raheel Shahid, Kotli (HM); Kamp Shawai Nalla, Muzaffarabad (LeT); Kamp Syedna Bilal, Muzaffarabad (JeM).

Operasi tersebut, yang dilaksanakan pada dini hari tanggal 7 Mei, diluncurkan sebagai tanggapan atas serangan Pahalgam pada tanggal 22 April, yang menewaskan 26 warga sipil, sebagian besar wisatawan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Kisah Syahla, Anak Driver...
Kisah Syahla, Anak Driver Ojol dan Penjual Nasi Lolos UGM lewat Jalur SNBP
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved