Negara Teluk Minta PBB Perpanjang Embargo Senjata Iran

loading...
Negara Teluk Minta PBB Perpanjang Embargo Senjata Iran
Dewan Kerjasama Teluk (GCC) meminta PBB untuk memperpanjang embargo senjata internasional terhadap Iran, sebuah langkah yang didorong kuat oleh Amerika Serikat. Foto/REUTERS
A+ A-
RIYADH - Dewan Kerjasama Teluk (GCC) meminta PBB untuk memperpanjang embargo senjata internasional terhadap Iran, sebuah langkah yang didorong kuat oleh Amerika Serikat (AS). Embargo itu akan berakhir pada Oktober mendatang.

GCC, yang terdiri dari Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Uni Emirat Arab (UEA), dan Arab Saudi, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa campur tangan Iran yang berkelanjutan di negara-negara tetangga membuat perpanjangan embargo diperlukan.

(Baca juga: Intelijen Keimigrasian Ikut Investigasi Kasus Penipuan WNA Iran)

"Tidak tepat untuk mencabut pembatasan pasokan senjata dari dan ke Iran, sampai Iran menghentikan kegiatan destabilisasi di kawasan itu dan berhenti memasok senjata ke organisasi teroris dan sektarian," kata Sekretaris Jenderal GCC, Nayef Falah Mubarak al-Hajraf seperti dilansir Al Arabiya pada Senin (10/8/2020).

Sementara itu, AS akan memperkenalkan resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB untuk memperpanjang embargo senjata PBB terhadap Iran pada pekan ini. (Baca juga: Meski Terus Bersitegang, Tak akan Ada Perang Langsung Saudi-Iran)



Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo mengatakan, pengajuan resolusi itu sangat masuk akal dan bersumpah dengan satu atau lain cara, AS akan melakukan hal yang benar, yakni mencegah Iran untuk mendapatkan senjata.

Pompeo kemudian mengatakan, akan ada negara-negara yang berbaris untuk menjual senjata Iran yang akan mengguncang Timur Tengah dan menempatkan Israel, Eropa dalam risiko, serta mempertaruhkan nyawa warga AS.
(esn)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top