AS Pindahkan Kedubesnya di Israel ke Yerusalem 14 Mei

Sabtu, 24 Februari 2018 - 00:49 WIB
AS Pindahkan Kedubesnya...
AS Pindahkan Kedubesnya di Israel ke Yerusalem 14 Mei
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) berencana untuk memindahkan kedutaan besar (kedubes)-nya di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 14 Mei 2018. Kenekatan pemerintah Presiden Donald Trump ini berpotensi memicu kemarahan negara-negara Muslim dan Arab.

Sebelumnya, komunitas Arab dan negara-negara Muslim marah setelah Presiden AS Donald Trump secara sepihak mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Pengakuan itu memicu demo besar-besaran yang berujung bentrok mematikan antara warga Palestina dengan tentara Israel.

Rencana Washington itu disampaikan Wakil Menteri Luar Negeri untuk Diplomasi Publik, Steven Goldstein, pada hari Jumat. Tanggal pemindahan itu dikenal sebagai Hari Kemerdekaan Israel atau Naqba yang menjadi bencana bagi orang-orang Palestina.

Menurut Goldstein, Menteri Luar Negeri Rex Tillerson pada Kamis malam menyetujui rencana pengamanan “sebuah fasilitas” di Yerusalem. ”Kami melihat itu sebagai tanggal yang mungkin, tapi keamanan marinir serta orang lain yang berkunjung dan bekerja di sana adalah yang utama,” kata Goldstein, seperti dikutip USA Today, Sabtu (24/2/2018).

Dalam perencanaan itu, Duta Besar AS untuk Israel, David Friedman, akan memindahkan kantor dan staf kecil yang terdiri dari empat hingga lima orang ke sebuah bangunan yang dikenal sebagai The Diplomat Hotel.

Menurut laporan media Israel, bangunan itu dibeli oleh Departemen Luar Negeri AS pada tahun 2014. Reshet TV, stasiun televisi Israel melaporkan, warga di lingkungan Arnona di gedung tersebut melihat ada pekerja yang mengantarkan peti kayu dan perabotan ke sana dalam beberapa pekan terakhir.

Masih menurut perencanaan yang dipaparkan Goldstein, gedung kedubes AS yang saat ini berada di Tel Aviv akan berganti nama menjadi konsulat AS, dan akan terus menampung sebagian besar staf diplomatik AS di Israel.

Wakil Presiden Pence mengatakan kepada Parlemen Israel bulan lalu bahwa Kedutaan Besar AS yang baru di Israel akan dibuka di Yerusalem sebelum akhir tahun 2019.

Yerusalem telah menjadi kota yang diperebutkan oleh Israel dan Palestina. Israel mengklaim seluruh wilayah Yerusalem adalah miliknya. Sedangkan Palestina sudah lama mendambakan Yerusalem Timur sebagai ibu kota masa depan mereka.

Jika terealisasi, pemindahan kedutaan AS itu akan lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Pengumuman tersebut dikeluarkan sehari setelah Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley mengatakan kepada audien di University of Chicago's Institute of Politics bahwa rencana Trump untuk perdamaian Israel-Palestina sudah dekat.

”Mereka datang dengan sebuah rencana, tidak akan dicintai oleh kedua belah pihak, dan tidak akan dibenci oleh kedua belah pihak,” kata Haley, seperti dikutip The Jerusalem Post. ”Saya pikir mereka menyelesaikannya.”

Aaron David Miller, mantan mediator perdamaian AS untuk perundingan Israel-Palestina, menyebut langkah pemindahan kedubes AS ke Yerusalem sebagai “momen nyata kosmik Oy Vey”.

”Pada malam kesepakatan damai yang utama dapat memindahkan Kedutaan Besar AS pada Hari Kemerdekaan Israel. Benarkah?,” tulis Miller di Twitter.

Menteri Perhubungan dan Intelijen Israel, Israel Katz, mengatakan kedubes AS akan pindah dari Tel Aviv ke Yerusalem pada 14 Mei 2018 untuk menghormati peringatan 70 tahun deklarasi Kemerdekaan Israel.

“Saya ingin mengucapkan selamat kepada Donald Trump, Presiden AS @POTUS atas keputusannya untuk memindahkan Kedutaan Besar AS ke ibu kota kami pada Hari Kemerdekaan Israel yang ke-70. Tidak ada hadiah yang lebih besar dari itu! Dan langkah yang benar. Terima kasih kawan!,” tulis Katz di Twitter.
(mas)
Berita Terkait
Alasan Amerika Serikat...
Alasan Amerika Serikat Tak Mengakui Palestina sebagai Negara Merdeka
Amerika Serikat Desak...
Amerika Serikat Desak Pemimpin Palestina Diganti, PLO Tak Terima
Gerakan Pro-Palestina...
Gerakan Pro-Palestina Meletus di Kampus-kampus Amerika Serikat
3 Alasan Donald Trump...
3 Alasan Donald Trump Mengusir Para Simpatisan Palestina dari Amerika Serikat
Langka, Amerika Serikat...
Langka, Amerika Serikat Jatuhkan Sanksi Terhadap Israel
5 Sosok Donatur Hamas...
5 Sosok Donatur Hamas yang Paling Diburu Amerika Serikat
Berita Terkini
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
1 jam yang lalu
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
2 jam yang lalu
Trump Puji Unggahan...
Trump Puji Unggahan Menlu Iran tentang Kemungkinan Kesepakatan AS-Iran Sangat Positif
3 jam yang lalu
Menlu Iran Ungkap MoU...
Menlu Iran Ungkap MoU dengan AS Mencakup Lebanon dan Blokade Paman Sam
4 jam yang lalu
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
12 jam yang lalu
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
14 jam yang lalu
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved