Serangan Udara Israel Tewaskan 76 Anggota Satu Keluarga Besar Sekaligus

Minggu, 24 Desember 2023 - 08:05 WIB
loading...
Serangan Udara Israel...
Tank Israel bergerak di dekat Jalur Gaza, Israel selatan, 23 Desember 2023. Foto/AP
A A A
GAZA - Lebih dari 90 warga Palestina, termasuk 76 anggota satu keluarga besar, dilaporkan tewas dalam serangan udara Israel yang meratakan dua rumah di Gaza.

Serangan rezim kolonial itu menandai salah satu pemboman paling mematikan dalam kampanye Israel melawan rakyat Palestina.

“Serangan Jumat (22/12/2023) di Kota Gaza menewaskan 16 kepala rumah tangga dari keluarga al-Mughrabi,” ungkap pejabat kesehatan dan penyelamatan Gaza pada Sabtu.

Di antara mereka yang tewas adalah seorang anggota staf Program Pembangunan PBB (UNDP) berusia 56 tahun, Issam al-Mughrabi, serta istri dan lima anaknya. Dia telah bekerja untuk agensi tersebut selama hampir tiga dekade.

“Hilangnya Issam dan keluarganya sangat mempengaruhi kita semua,” ujar pernyataan pejabat UNDP Achim Steiner.

Dia menjelaskan, “PBB dan warga sipil di Gaza bukanlah target. Perang ini harus diakhiri. Tidak ada lagi keluarga yang harus menanggung rasa sakit dan penderitaan yang dialami keluarga Issam dan banyak orang lainnya.”

Rezim apartheid Israel telah membunuh lebih dari 20.000 orang Palestina dan 53.000 orang lainnya terluka di wilayah kantong Palestina yang terkepung sejak perang Israel-Hamas dimulai pada 7 Oktober, menurut otoritas kesehatan Gaza.

Baca juga: AS Terjebak di Laut Merah, Harus Siap Hadapi Penutupan Selat Gibraltar

Israel bersumpah melenyapkan Hamas setelah kelompok pejuang melancarkan serangan lintas batas yang menewaskan lebih dari 1.100 orang, termasuk hampir 700 warga sipil Israel dan 71 warga asing. Pejuang Hamas juga menyandera ratusan orang dari desa-desa Israel selatan saat kembali ke Gaza.

Dewan Keamanan PBB pada Jumat mengeluarkan resolusi yang menyerukan agar pengiriman bantuan kepada warga sipil Gaza dipercepat.

Resolusi tersebut dipermudah setelah AS memblokir upaya untuk menuntut “penghentian segera permusuhan” dalam konflik tersebut.

PBB memperingatkan dalam laporan pekan ini bahwa lebih dari 500.000 orang di Gaza kelaparan di tengah pemboman Israel.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan pada Jumat bahwa serangan militer Israel menciptakan “hambatan besar” terhadap distribusi bantuan kemanusiaan.

Sekitar 85% populasi Gaza telah mengungsi. Guterres mengatakan 136 staf badan PBB telah terbunuh, “sesuatu yang belum pernah kita lihat dalam sejarah PBB.”

Dia telah berulang kali menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera di Gaza.

Amerika Serikat menjadi pemasok senjata utama yang digunakan Israel untuk membunuh warga Palestina di Jalur Gaza.

AS juga selalu melindungi rezim kolonial Israel dari berbagai resolusi Dewan Keamanan PBB.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Berita Terkini
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Infografis
Membangkang, Panglima...
Membangkang, Panglima Israel Tolak Perintah Serang Gaza Besar-besaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved