alexametrics

Korsel Bayar Rp36 Miliar untuk Delegasi Korut

loading...
Korsel Bayar Rp36 Miliar untuk Delegasi Korut
Korsel Bayar Rp36 Miliar untuk Delegasi Korut. (Reuters).
A+ A-
SEOUL - Korea Selatan (Korsel) menyetujui rencana membayar biaya untuk menerima delegasi Korea Utara (Korut) saat Olimpiade Musim Dingin.

Dana sebesar USD2,64 juta (Rp36 miliar) akan dikeluarkan dari anggaran Kementerian Unifikasi Korsel. Delegasi Korut itu terdiri atas lebih dari 400 pendukung dan penampil yang menuju Pyeongchang, Korsel, untuk memeriahkan Olimpiade.

Dana pemerintah Korsel itu akan digunakan untuk akomodasi dan makanan bagi tim pemandu sorak Korut, orkestra yang tampil di sela-sela Olimpiade, serta kelompok penampil tae kwondo dan tim pendukung.

Menurut kantor berita Reuters, mayoritas delegasi Korut ting gal di hotel mewah di Seoul dan dekat lokasi Olimpiade di Pyeong chang.



”Biaya untuk 22 atlet Korut akan dibayar oleh Komite Olimpiade Internasional dan biaya untuk delegasi politik tingkat tinggi Korut akan di bayar secara terpisah dari anggaran pemerintah,” ungkap juru bicara Kementerian Unifikasi Korsel Baik Tae-hyun, dikutip Reuters. ”Total biaya yang dibayar Korsel untuk seluruh delegasi Korut selama Olim piade akan diumumkan kemudian,” papar Baik.

Baik menambahkan, biaya untuk menjamu delegasi tingkat tinggi, termasuk adik Pemimpin Korut Kim Jong-un, Kim Yo-jong, dibayar dari anggaran pemerintah. Baik tidak memberikan rincian dana yang dikeluarkan pemerintah untuk delegasi tingkat tinggi tersebut.

Korsel juga membayar pengeluaran saat lebih dari 600 delegasi Korut mengunjungi Korsel saat Asian Games 2002 di Busan. Pada saat itu pemerintah Korsel mengeluarkan 1,35 miliar won untuk 60 anggota delegasi Korut yang mengunjungi Asian Games. Jumlah yang dikeluarkan Korsel pada 2002 itu lebih sedikit karena tim pemandu sorak Korut tinggal dan makan di kapal feri yang digunakan untuk datang ke Korsel. (Syarifudin)
(nfl)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak