Meski Terus Bersitegang, Tak akan Ada Perang Langsung Saudi-Iran
Senin, 10 Agustus 2020 - 05:00 WIB
loading...
A
A
A
Dengan anggaran militer yang melebihi USD 60 miliar per tahun, dan dengan pasokan senjata reguler dari berbagai negara, Saudi telah berhasil mengakumulasi gudang senjata canggih yang mengesankan, termasuk jet, rudal, roket, dan "proyek rahasia".
(Baca: Keukeuh Perpanjang Embargo Senjata Iran, AS Peringatkan Rusia-China )
Namun, Al Ibrahim mengatakan, negaranya lebih suka tidak menggunakan persenjataan itu, karena lebih memilih untuk menginvestasikan uang dalam proyek dan kemajuan, bukan dalam perang.
"Pemerintah Saudi telah menginvestasikan triliunan dolar ke dalam pembangunan negara. Kami tidak ingin perang, dan tidak seperti Iran, yang tidak kehilangan apa-apa, kami punya. Namun, kami tidak akan menjadi orang yang menembakkan peluru pertama," kata Al Ibrahim.
Marandi mengatakan, Iran tidak memiliki rencana untuk serangan pertama. "Iran tidak tertarik pada konfrontasi dan selama Amerika Serikat, dan sekutu mereka tidak melakukan hal bodoh untuk menyakiti Iran, mereka dapat yakin bahwa kami tidak akan menyerang mereka terlebih dahulu," ujarnya.
(Baca: Keukeuh Perpanjang Embargo Senjata Iran, AS Peringatkan Rusia-China )
Namun, Al Ibrahim mengatakan, negaranya lebih suka tidak menggunakan persenjataan itu, karena lebih memilih untuk menginvestasikan uang dalam proyek dan kemajuan, bukan dalam perang.
"Pemerintah Saudi telah menginvestasikan triliunan dolar ke dalam pembangunan negara. Kami tidak ingin perang, dan tidak seperti Iran, yang tidak kehilangan apa-apa, kami punya. Namun, kami tidak akan menjadi orang yang menembakkan peluru pertama," kata Al Ibrahim.
Marandi mengatakan, Iran tidak memiliki rencana untuk serangan pertama. "Iran tidak tertarik pada konfrontasi dan selama Amerika Serikat, dan sekutu mereka tidak melakukan hal bodoh untuk menyakiti Iran, mereka dapat yakin bahwa kami tidak akan menyerang mereka terlebih dahulu," ujarnya.
(esn)
Lihat Juga :