5 Alasan Vietnam Diperebutkan AS dan China

Senin, 18 Desember 2023 - 12:12 WIB
loading...
A A A
Tentu saja, Beijing melihat hal ini, dan oleh karena itu hasil yang dihasilkan adalah perebutan loyalitas Hanoi. Namun hal ini berarti bahwa China semakin harus menawarkan lebih banyak hal agar dapat ‘berada di meja perundingan’ dan bersaing dengan negara-negara lain, dan juga bahwa Vietnam dapat menetapkan syarat-syarat keterlibatan dan menjadi ‘raja’.

Dari sudut pandang China, Vietnam sebenarnya merupakan aspek penting dalam perdagangan dan rantai pasokan global karena mereka memberikan kedok untuk menyembunyikan label ‘buatan China’ untuk menghindari berbagai pembatasan perdagangan dan tarif yang diberlakukan oleh AS. Banyak perusahaan China berinvestasi di Vietnam justru karena hal ini, itulah sebabnya perdagangan China dengan ASEAN secara keseluruhan meningkat menggantikan perdagangan dengan Amerika Serikat.

"Perusahaan-perusahaan China membuat suku cadang dan komponen penting, mengirimkannya ke pabrik mereka sendiri di Vietnam, tempat perakitan selesai, dan produk tersebut kemudian dikirim ke AS. Hal ini menciptakan penipuan bahwa ‘buatan China’ akan hilang dan memungkinkan perdagangan tidak langsung Tiongkok dengan Amerika terus berlanjut. Dengan demikian, integrasi perekonomian Vietnam dan China semakin cepat. Hal ini cukup untuk menjaga perdamaian kedua negara," jelas Fomenko

6. China Tidak Ingin Berkonfrontasi dengan Vietnam

5 Alasan Vietnam Diperebutkan AS dan China

Foto/Reuters

Saat ini, mengingat pengepungan militer AS, China tidak berada dalam posisi strategis untuk terlibat dalam konfrontasi dengan Vietnam, itulah sebabnya Xi memilih untuk mengerahkan segalanya atas nama diplomasi.

"Oleh karena itu, menjaga Vietnam sebagai negara tetangga yang netral dan tidak bermusuhan merupakan prioritas utama bagi China, terutama mengingat alasan mendasarnya doktrin kebijakan AS untuk memicu perpecahan antara Beijing dan negara-negara tetangganya sebagai cara untuk membendungnya. Namun, Vietnam hanya menginginkan yang terbaik dari seluruh dunia, dan sudah pasti mereka telah mencapainya saat ini," tutur Fomenko.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
Menhan AS Hegseth Ungkap...
Menhan AS Hegseth Ungkap Biaya Perang Melawan Iran Sejauh Ini Sebesar Rp672 Triliun
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Musim Panas Makin Menyengat,...
Musim Panas Makin Menyengat, Tokyo Dorong Karyawan Kenakan Celana Pendek ke Kantor
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Berita Terkini
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved