Hamas Ledek Israel: Kami Sibuk Memanggang Tank Merkava

Sabtu, 16 Desember 2023 - 09:43 WIB
loading...
Hamas Ledek Israel:...
Hamas membalas selebaran sayembara berhadiah dari Israel dengan mengatakan anggotanya sibuk memanggang tank Merkava. Foto/via Palestine Chronocle
A A A
GAZA - Hamas, gerakan perlawanan Palestina di Gaza, meledek selebaran sayembara berhadiah yang disebar Angkatan Udara Israel di daerah pemukiman di Gaza.

Ribuan selebaran sayembara yang disebar itu menawarkan uang besar bagi yang memberi informasi keberadaan para pemimpin Hamas.

Selebaran tersebut salah satunya menampilkan gambar Yahya Sinwar, pemimpin operasional Hamas di Gaza, menawarkan uang USD400.000 untuk informasi yang mengarah pada penangkapannya.

Baca Juga: Abu Ubaidah Pidato Hari ke-70 Perang Gaza: Tentara Kriminal Israel Berantakan!

“Hamas telah kehilangan kekuatannya," bunyi selebaran itu, dengan klaim bahwa Hamas kehilangan kendali atas wilayah Gaza."Para pemimpinnya tidak mampu menggoreng telur."

Izzat al-Risheq, pejabat tinggi Hamas dan anggota biro politik gerakan tersebut, segera merespons dengan meledek Israel.

“Tidak ada waktu untuk menggoreng telur. Anggota perlawanan kami sibuk memanggang (tank) Merkava,” balas al-Risheq di saluran Telegram Hamas, seperti dikutip Palestine Chronicle, Sabtu (16/12/2023).

Militer Israel sebelumnya mengumumkan terbunuhnya tentaranya yang lain dalam pertempuran di Gaza, dan kemudian mengklarifikasi bahwa dia adalah seorang komandan tank.

Hamas Kehilangan Kendali atas Gaza?


Klaim bahwa Hamas kehilangan kendali atas Jalur Gaza telah disuarakan militer sejak beberapa minggu yang lalu.

Perlawanan Hamas dan sebagian besar kelompok perlawanan Palestina lainnya terus berlangsung di Jalur Gaza dan masih terfokus di wilayah yang diklaim telah ditaklukkan Israel beberapa minggu lalu.

Sementara itu, militer Israel terus menderita kerugian besar di seluruh Jalur Gaza. Menurut angka resmi terbaru yang dikeluarkan oleh militer Zionis pada hari Kamis, setidaknya 445 tentara Israel, termasuk 119 perwira, telah tewas sejak 7 Oktober.

Kelompok perlawanan Palestina berpendapat bahwa jumlah kematian tentara Israel jauh lebih tinggi. Selain itu, catatan rumah sakit Israel yang diterbitkan di Haaretz dan surat kabar Israel lainnya menyebutkan bahwa ribuan tentara Israel telah terluka sejak dimulainya perang. Banyak dari mereka yang terluka dilaporkan berada dalam kondisi kritis.

Selain itu, kelompok perlawanan Palestina mengumumkan penghancuran lebih dari 500 kendaraan militer Israel sejak awal invasi darat Israel pada tanggal 27 Oktober.

Dalam rekaman pernyataan terbarunya, juru bicara sayap militer Hamas Brigade al-Qassam; Abu Ubaidah, mengatakan bahwa kelompok perlawanan Palestina telah menghancurkan lebih dari 100 kendaraan militer Israel dalam lima hari terakhir saja.

Di sisi lain, Israel juga menderita di medan perang yang berbeda, yaitu di bidang hubungan masyarakat.

Meskipun mendapat dukungan tanpa syarat dan bias dari media arus utama dan negara-negara Barat, propaganda Israel mengalami kemunduran karena kerja media alternatif dan meningkatnya dampak dari individu, kelompok, dan influencer yang pro-Palestina di media sosial.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Lindungi Bursa Saham...
Lindungi Bursa Saham dari Ancaman Siber, ADIGSI Gandeng APEI
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved