Putin Tiba di Arab Saudi, Bahas Minyak dan Genosida Israel di Gaza

Kamis, 07 Desember 2023 - 10:29 WIB
loading...
Putin Tiba di Arab Saudi,...
Presiden Rusia Vladimir Putin bertemu Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman di Riyadh, Arab Saudi, 6 Desember 2023. Foto/AP
A A A
RIYADH - Presiden Rusia Vladimir Putin mendarat di Riyadh pada Rabu (6/12/2023), sebagai bagian dari tur Timur Tengahnya.

Dia kemudian bertemu dengan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan para pejabat Kerajaan lainnya. Arab Saudi akan resmi menjadi anggota BRICS bulan depan.

Setengah lusin pejabat tinggi Saudi menyambut pemimpin Rusia itu ketika dia turun dari pesawat, dan mengantarnya ke iring-iringan mobil yang menunggu untuk membawanya ke istana kerajaan.



Sebelumnya pada hari itu, Putin mengunjungi Uni Emirat Arab dan bertemu Pemimpin UEA Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan.

Uni Emirat Arab mengadakan pertunjukan megah untuk menyambutnya, dengan jet tempur menebarkan warna bendera Rusia di atas kepala dan iring-iringan mobil disambut barisan pengawal berkuda dan unta.

Menurut Kremlin, pembicaraan di Abu Dhabi berfokus pada kerja sama bilateral, “serta isu-isu internasional yang mendesak dengan penekanan pada situasi di Timur Tengah.”

Sementara itu, diskusi dengan Putra Mahkota bin Salman membahas harga minyak, konflik Ukraina, dan situasi di Gaza.

Baca juga: Brigade Al-Qaasam Hancurkan 25 Kendaraan Militer Israel di Khan Yunis, Pasang Banyak Jebakan

Kedua pemimpin dan para ajudannya juga membahas rencana perdagangan dan investasi, menurut TASS.

“Kami mengharapkan Anda berada di Moskow,” ujar Putin kepada Putra Mahkota MBS di awal pertemuan mereka, seraya menyatakan, “Keadaan mengharuskan perubahan rencana tersebut.”

“Tetapi tidak ada yang bisa menghalangi perkembangan hubungan persahabatan kita,” ujar pemimpin Rusia itu.

“Saat berada di kawasan ini dalam rencana kunjungan ke UEA, saya memanfaatkan undangan Anda untuk bertemu dengan Anda dan semua teman lain yang telah menjalin hubungan dengan kita selama tujuh tahun terakhir. Tapi pertemuan berikutnya harus diadakan di Moskow!” papar Putin.

Rusia dan Arab Saudi sama-sama anggota OPEC+, yang pekan lalu sepakat memangkas produksi lebih lanjut guna meningkatkan harga minyak.

Riyadh disetujui bergabung dengan kelompok perdagangan Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan (BRICS) pada Januari 2024.

Bloomberg menggambarkan perjalanan pemimpin Rusia tersebut ke Timur Tengah sebagai “menentang upaya Amerika Serikat dan Eropa untuk mengisolasinya di panggung global.”
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Harga Minyak Dunia Turun...
Harga Minyak Dunia Turun usai Selat Hormuz Dibuka Lagi, Dekati Level Sebelum Perang AS-Iran
Rekomendasi
Orchestra Experience...
Orchestra Experience Hadirkan Konser Mahakarya Klasik dan Lagu Hits Dunia dalam Nuansa Cahaya Lilin
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Lima Korban SPPI dan...
Lima Korban SPPI dan Momentum Membenahi Program Bela Negara bagi Sipil
Berita Terkini
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved