Demonstrasi Meluas di Lebanon, Keterlibatan Asing Diselidiki

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 06:35 WIB
loading...
A A A
Menurutnya, bantuan dana tersedia untuk negara, tetapi para pemimpinnya harus menerapkan reformasi terlebih dahulu. Macron mengatakan dia tidak akan membiarkan bantuan diterima oleh tangan-tangan yang korup. "Kami mendengar kemarahan di jalan-jalan pagi ini. Saat ini terjadi krisis politik, moral, ekonomi, dan finansial yang telah berlangsung selama berbulan-bulan. Bahkan bertahun-tahun,” sebutnya.

Macron juga menyerukan "reformasi total" dari kepemimpinan Lebanon menyusul ledakan dahsyat tersebut. "Desakan ini memerlukan aksi politik yang tegas. Kami telah memulai pembicaraan, saya sudah membahasnya dengan Presiden Michel Aoun dan saya akan berbicara secara jujur, terbuka kepada perdana menteri dan ketua parlemen," kata Macron. Dia juga menyerukan agar dicapai "pakta politik baru" di kalangan para pemimpin Lebanon.

Penyelidikan juga diungkapkan mantan PM Lebanon Saad Hariri. Dia menyerukan investigasi dan mengutip media lokal yang menyamakan ledakan seperti bom atom di Hiroshima, Jepang, pada Perang Dunia II dan menyebutnya sebagai "Beirutshima". (Lihat videonya: Melanggar Protokol Kesehatan, 31 Perkantoran Ditutup Sementara)

"Harus ada investigasi. Kami akan meminta bantuan, kami punya banyak negara sahabat yang siap membantu sehingga kita bisa mengetahui apa yang terjadi, bagaimana ledakan ini terjadi yang oleh media digambarkan sebagai Beirutshima. Lihatklah apa yang terjadi sekarang ini,” katanya.

Gubernur Beirut Marwan Aboud mengungkapkan, ledakan dahsyat menyebabkan sekitar 300.000 orang kehilangan tempat tinggal. Kerugian akibat ledakan diperkirakan sekitar USD3 miliar–5 miliar (Rp43,5 triliun–73,3 triliun) dengan kerusakan setengah dari Kota Beirut. (Andika H Mustaqim)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Trump: Pemimpin Iran...
Trump: Pemimpin Iran Mojtaba Terlibat Langsung dalam Perundingan Damai dengan AS
Rekomendasi
Peter Phillips Resmi...
Peter Phillips Resmi Menikah, Absennya Pangeran Harry Jadi Sorotan
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Geram Difitnah Somasi...
Geram Difitnah Somasi Ibu, Ratu Sofya Resmi Laporkan Produser Film ke Polda Metro Jaya
Berita Terkini
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Paus Leo Tegaskan Kriteria...
Paus Leo Tegaskan Kriteria untuk Perang yang Adil Tidak Ada dalam Serangan AS-Israel di Iran
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved