Demonstrasi Meluas di Lebanon, Keterlibatan Asing Diselidiki

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 06:35 WIB
loading...
Demonstrasi Meluas di...
Ilustrasi, polisi berusaha menghalau demonstran. Foto:dok/Reuters
A A A
BEIRUT - Bentrokan pengunjuk rasa anti-pemerintah dengan pasukan keamanan Lebanon terus meluas di Lebanon kemarin. Mereka menunjukkan kemarahan atas kelalaian pemerintah yang menyebabkan ledakan dahsyat dan menewaskan ratusan orang.

Para pengunjuk rasa marah dengan ledakan dahsyat hari Selasa yang menurut para pejabat disebabkan oleh 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan secara tidak aman sejak 2013. Banyak orang di Lebanon mengatakan kelalaian pemerintah menyebabkan ledakan yang menewaskan sedikitnya 154 orang dan melukai sekitar 5.000 lainnya.

Demonstrasi mulai berlangsung sejak Kamis (6/8/2020) malam hingga kemarin. Aparat keamanan bertindak tegas dengan menembakkan gas air mata yang menyebabkan banyak demonstran terluka. Itu juga dikarenakan para demonstran membakar ban dan melemparkan batu ke arah petugas keamanan. Titik utama demonstrasi berlangsung di gedung parlemen. (Baca: Viral, Pengantin Beirut Ini Syuting Lalu Ledakan Mengguncang)

Demonstrasi tersebut terus meluas karena propaganda yang meluas di media sosial. Sebenarnya aksi demikian sudah biasa terjadi. Demonstrasi di Lebanon kerap dilakukan masyarakat sejak Oktober lalu karena krisis ekonomi dan diperparah pandemi virus corona.

Hakim Fadi Akiki, perwakilan pemerintah di pengadilan militer, mengatakan lebih dari 18 petugas pelabuhan dan bea cukai serta pekerja pemeliharaan di gudang telah diperiksa. Pemerintah Lebanon mengumumkan sedikitnya 17 orang, termasuk manajer pelabuhan, telah ditangkap untuk diadili.

Sementara itu Pemerintah Lebanon menetapkan keadaan darurat di Beirut selama dua minggu di tengah meningkatnya korban dalam bencana yang disebut Presiden Michel Aoun sebagai "malapetaka yang sulit digambarkan dengan kata-kata" ini. Dewan Pertahanan Tertinggi Lebanon dengan keras menyatakan bahwa mereka yang bertanggung jawab atas ledakan itu akan menghadapi "hukuman maksimum".

Presiden Aoun mengungkapkan, penyelidikan bukan hanya fokus mengungkapkan faktor internal di dalam negeri Lebanon semata. Para penyelidik juga akan fokus untuk melihat adanya intervensi asing yang mungkin bisa menjadi penyebab ledakan tersebut. (Baca juga: Pemerintah Membolehkan Sekolah Tatap Muka di Zona Kuning)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Laporan Media: AS Tekan...
Laporan Media: AS Tekan Oman untuk Putuskan Hubungan dengan Iran
Tekor! Bandara Israel...
Tekor! Bandara Israel Dikuasai Pesawat Militer AS akibat Perang, Kehilangan 18 Juta Penumpang
Rekomendasi
Mathew Baker Cetak Sejarah...
Mathew Baker Cetak Sejarah Jadi Pemain Termuda di Timnas Indonesia
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved