Brigade Al-Qassam Bantai 60 Tentara Israel, Bagaimana Caranya?

Minggu, 03 Desember 2023 - 18:50 WIB
loading...
Brigade Al-Qassam Bantai...
Hamas berhasil membantai 60 tentara Israel. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Sayap militer gerakan perlawanan Hamas , Brigade Al-Qassam mengatakan para pejuangnya telah membunuh puluhan tentara Israel di kamp mereka di sebuah titik penempatan di timur Juhr Al-Dik, di tengah agresi rezim yang tak henti-hentinya terhadap Jalur Gaza.

Brigade Al-Qassam melaporkan pada Minggu (3/3/2023) bahwa pejuang mereka telah membunuh sebanyak 60 tentara Israel setelah alat peledak diledakkan di kamp mereka, sebelah timur desa Juhor ad-Dik di selatan Kota Gaza.

Bagaimana detail cara membunuh 60 tentara Israel tersebut?

Pejuang Al-Qassam berhasil memasang tiga perangkat anti-personil dalam formasi melingkar di sekitar pusat penempatan. Ranjau darat diledakkan secara bersamaan pada pukul 04:30 waktu setempat dan pejuang Palestina segera mulai menembaki personel militer Israel yang tersisa.

Laporan tersebut mengatakan bahwa setelah menimbulkan banyak korban jiwa, semua pejuang perlawanan dengan aman mundur ke posisi mereka.

Namun demikian, militer Israel telah mengkonfirmasi kematian “dua tentara” tersebut selama pertempuran di Gaza pada Minggu.

Selain itu, Brigade Al-Qassam telah menembakkan rentetan rudal ke Tel Aviv dan kota-kota lain di wilayah pendudukan Israel sebagai tanggapan atas pemboman Israel terhadap warga sipil di Gaza.

Pada hari Sabtu, Al-Qassam merilis video dari Gaza yang menunjukkan pejuang perlawanan menyerang tentara Israel, tank, dan JCB dari jarak dekat di lingkungan Beit Hanoun di Jalur Gaza, menggunakan empat peluru anti-personil dan anti-benteng.

Selain itu, dalam pernyataan terpisah pada hari Jumat, Al-Qassam mengatakan bahwa mereka menembakkan roket ke kota Asqalan, Ashdod, Sderot, Netivot, dan Beersheba, serta pangkalan militer Ra'im, setelah berakhirnya gencatan senjata. dengan Israel di daerah kantong Palestina yang terkepung.

Baca Juga: Apakah Khan Younis di Gaza Jadi Basis Pangkalan Militer Hamas?

Al-Qassam juga mengatakan para pejuangnya menyerang pasukan Israel di Gaza utara, termasuk tank Israel dan pengangkut pasukan.

Pemukim dan tentara Israel membunuh setidaknya tiga warga Palestina dalam serangan terpisah di Tepi Barat yang diduduki.

Israel telah meningkatkan agresinya terhadap warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat sejak 7 Oktober, ketika mereka melancarkan perang genosida terhadap Jalur Gaza.

Hamas dan rezim Israel menukar ratusan tahanan dalam perjanjian gencatan senjata tujuh hari yang dimediasi oleh Mesir dan Qatar. Rezim brutal tersebut melanjutkan serangan militernya setelah perjanjian tersebut berakhir pada hari Jumat.

Selain itu, rezim Israel dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu, memerintahkan tim perunding Mossad di Qatar untuk kembali, menyusul kebuntuan dalam pembicaraan mengenai perpanjangan gencatan senjata dengan gerakan perlawanan Palestina, Hamas.

Diperkirakan 300 orang tewas dan ratusan lainnya terluka pada hari Sabtu setelah 50 bangunan tempat tinggal diratakan oleh jet tempur Israel di lingkungan Shujaiya, menurut pertahanan sipil Palestina di Gaza.

Sebelumnya, setidaknya 100 warga Palestina tewas akibat serangan udara Israel di kamp pengungsi Jabalia di Gaza.

Sejauh ini lebih dari 15.200 orang tewas di Gaza dan lebih dari 40.000 orang terluka. Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, 70 persen korban serangan Israel di wilayah yang diblokade adalah perempuan dan anak-anak.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Gabung Misi Global Sumud...
Gabung Misi Global Sumud Flotilla 2026, Lima Relawan GPCI Berangkat ke Turki
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Pancasakti Run 2026:...
Pancasakti Run 2026: Lari Sambil Selamatkan Bumi
Aroma Konspirasi Mencuat:...
Aroma Konspirasi Mencuat: Gol Dianulir Wasit, Iran Gagal Lolos Otomatis ke Fase Gugur
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Kucing Caracal Serang...
Kucing Caracal Serang Tentara Israel, Dipuji Lebih Membela Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved